Mengaku Gagal, PSTI Dukung Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI

Kamis, 16 November 2017 23:46 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi saat memberikan pidato dalam membahas Sepakbola Nasional. Herry Ibrahim/INDOSPORT Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi saat memberikan pidato dalam membahas Sepakbola Nasional. Herry Ibrahim/INDOSPORT

Edy Rahmayadi sempat mengakui kegagalannya memimpin PSSI selama setahun belakangan. Sejumlah target yang diusungnya di awal masa jabatan meleset dari sasaran.

Hal ini membuat pria yang juga aktif sebagai Panglima Kostrad (Pangkostrad) ini berencana mundur dari jabatannya. Edy menyimpan harapan untuk menemukan pengganti yang lebih baik.

"Kalau PSSI tak bisa saya bina seperti yang terjadi saat ini, saya akan cari orang yang akan mampu membinanya," ujarnya.

© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi dalam pertemuan dengan Mempora, Imam Nahrawi. Herry Ibrahim/INDOSPORT Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTKetua Umum PSSI, Edy Rahmayadi dalam pertemuan dengan Mempora, Imam Nahrawi. Herry Ibrahim/INDOSPORT

Kegagalan ini pun dimaklumi Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) sebagai salah satu wadah para pencinta sepakbola nasional. Dalam catatan setahun kepengurusan Edy Rahmayadi, PSTI melihat ada tiga catatan kritis.

PSTI melihat bahwa Edy gagal dalam target di Timnas Indonesia serta tata kelola sepakbola nasional. Menurut catatan PSTI ada 6 suporter Timnas Indonesia yang meninggal sepanjang tahun ini saja.

Selain itu, Ignatus Indro selaku Ketua Umum PSTI mempertanyakan keseriusan Edy dalam keseriusannya mengurus organisasi induk sepakbola tertinggi di Tanah Air. Selain masih aktif di lingkungan TNI, Edy juga tengah aktif mempersiapkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara.

"Selain masih menjadi tentara aktif ternyata juga ingin mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumatera Utara. kondisi ini tentu akan menyulitkan seorang ketua umum bisa fokus dalam menjalankan organisasinya," ujar Indro dalam rilis yang diterima INDOSPORT.

© Kemenpora
Imam Nahrawi saat menemui perwakilan dari Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) Copyright: KemenporaImam Nahrawi saat menemui perwakilan dari Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI)

Indro juga menilai bahwa fakta tersebut membuat PSTI akan mendukung langkah pria kelahiran Sabang ini untuk mundur sebagai Ketum PSSI.

"Yang merasa gagal mimpin PSSI kan Edy (Rahmayadi). Liga berantakan, Apalagi kompetisi tingkat umur gak ada, PSTI dukung Edy untuk mundur kalau udah gak sanggup (memimpin)," ujarnya.

Indro berharap PSSI segera melakukan perombakan besar. Reformasi PSSI harus segera dilakukan untuk membenahi permasalahan sepakbola Tanah Air.

640