Liga 2 Indonesia

Berjuang ke Liga 1, PSIS Semarang Didoakan Kiper Timnas Indonesia

Sabtu, 25 November 2017 17:33 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Rizky Pratama Putra
© Arif Rahman/INDOSPORT
Kibaran spanduk dari suporter PSIS Semarang. Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Kibaran spanduk dari suporter PSIS Semarang.

PSIS Semarang saat ini sudah berada di babak semifinal Liga 2 dan akan melawan PSMS Medan, Sabtu (25/11/17) malam nanti pukul 20:30 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung untuk memperebutkan satu tiket promosi ke Liga 1 musim depan.

Untuk itu, salah satu kiper Timnas Indonesia, Awan Setho mendoakan agar Laskar Mahesa Jenar bisa mewujutkan mimpi ke kasta teratas sepakbola Tanah Air.

© Indosport/Muhammad Adiyaksa
Awan Setho bermain gemilang saat membela Bhayangkara FC melawan PS TNI. Copyright: Indosport/Muhammad AdiyaksaAwan Setho bermain gemilang saat membela Bhayangkara FC melawan PS TNI.

Awan Setho yang di putaran pertama sempat dipinjamkan Bhayangkara FC ke PSIS Semarang berharap semua pemain mantan klubnya berjuang habis-habisan karena mereka sudah melangkah sejauh ini dan selangkah lagi promosi ke Liga 1.

"Mereka sudah mencapai targetnya sampai saat ini jadi semoga saja malam nanti mereka juga bisa mewujudkan tujuan akhir," doa pemain 22 tahun itu.

© Arif Rahman/Indosport.com
PSIS Semarang vs PSPS Riau Copyright: Arif Rahman/Indosport.comPSIS Semarang vs PSPS Riau.

Langkah PSIS ke Liga 1 2018 memang terbuka lebar, pasalnya jika menang atas PSMS Medan, mereka secara otomatis promosi. Namun jika kalah, tetap masih ada harapan untuk memperebutkan tempat ketiga menantang Martapura FC yang baru saja kalah 1-3 dari Persebaya Surabaya.

Laga PSIS Semarang vs PSMS Medan diprediksi berjalan menarik lantaran kedua tim tersebut memiliki sejarah yang panjang di pesepakbolaan Indonesia.

Sejauh ini baik Laskar Mahesa Jenar maupun Ayam Kinantan tampil solidan dan penuh energi hingga babak semifinal. Tak hanya itu, pertandingan malam nanti juga semakin lengkap dengan ady strategi dua pelatih top yakni Djajang Nurdjanan vs Subangkit.

337