Kalimat Motivasi yang Antar Mimpi PSIS Jadi Kenyataan

Jumat, 1 Desember 2017 18:47 WIB
Penulis: Muhammad Adiyaksa | Editor: Galih Prasetyo
© Arif Rahman/INDOSPORT
Aksi selebrasi para pemain PSIS Semarang. Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Aksi selebrasi para pemain PSIS Semarang.

Ungkapan Yoh Iso Yoh senantiasa menemani PSIS Semarang selama berlaga di Liga 2 2017. Dalam beberapa waktu belakangan, ungkapan itu semakin menggelegar ketika kasta kedua Liga Indonesia tersebut memasuki tahap akhir.

General Manager (GM) PSIS, Wahyu Winarto menjelaskan ungkapan yoh iso yoh. Awalnya, ungkapan tersebut muncul karena ketidaksengajaan.

“Yoh iso yoh itu artinya, ‘Ayo bisa’. Ungkapan itu sudah ada sejak 2014,” ujar pria yang karib dipanggil Liluk tersebut ketika dihubungi INDOSPORT.

© Herry Ibrahim/Indosport.com
PSIS Lolos ke Liga 1 Copyright: Herry Ibrahim/Indosport.comPSIS Lolos ke Liga 1

“Itu sebetulnya teman-teman suporter dan skuat pada waktu itu secara spontan menyebutkannya. Malah jadi terbiasa dan penyemangat,” katanya menambahkan.

Yoh iso yoh biasanya terdengar saat PSIS tengah dalam posisi tertinggal dalam suatu pertandingan. Bahkan, juga ketika tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut dalam keadaan terpuruk.

“Artinya mungkin ketinggalan skor, untuk menjadi tambahan motivasi secara spontan dan digunakan sampai sekarang,” urai Liluk.

Setelah tiga tahun lahir, ungkapan Yoh iso yoh akhirnya menjadi kenyataan. PSIS berhasil promosi ke Liga 1 pada musim depan.

“Sangat besar kalau yang saya rasakan. Itu kita dengungkan saat kita terpuruk. Kita dengan menyebutkan itu, semangat para pemain lebih bisa memacu motivasi dengan kata-kata seperti itu. Kita dengungkan sebelum bertanding, saat bertanding pula. Alhamdulillah anak-anak bisa bangkit,” tutup Liluk.

313