Liga 1

Akun FIFA Akan Dikembalikan, Persebaya Bantah Sudah Dihubungi Bhayangkara

Selasa, 5 Desember 2017 11:27 WIB
Penulis: Matheus Elmerio Giovanni | Editor: Agus Dwi Witono
© Official Persebaya for Media
Logo Persebaya Surabaya. Copyright: © Official Persebaya for Media
Logo Persebaya Surabaya.

Manajer Persebaya Surabaya, Chairul Basalamah mengaku belum dihubungi pihak Bhayangkara FC terkait akun Transfer Management System (TMS). Sebelumnya, terungkap bahwa Bhayangkara masih memakai nama Persebaya Surabaya dalam akun TMS FIFA.

TMS FIFA sendiri merupakan sistem yang dibangun oleh induk federasi sepakbola dunia untuk memonitor transfer pemain antarnegara yang dilakukan oleh klub profesional dari seluruh dunia. Jika tidak segera digantik, hal ini bisa menjadi penghalang bagi Persebaya yang kini promosi ke Liga 1 saat ingin melakukan pembelian pemain. Sebab akun mereka masih digunakan oleh Bhayangkara FC.

Abud, sapaan akrab Chairul, mengungkapkan manajemen Persebaya hanya baru mendengar wacana TMS mereka akan dikembalikan oleh Bhayangkara dari awak media.

"Tidak ada. Dari pihak BFC tidak ada komunikasi sama sekali dengan saya atau teman-teman di manajemen Persebaya lainnya," kata Abud dilansir Tribun.

© Emosi Jiwaku
Perayaan gelar juara Persebaya di Surabaya Copyright: Emosi JiwakuPerayaan gelar juara Persebaya di Surabaya

Namun, Abud meyakini bahwa Bhayangkara akan bertindak selaku klub profesional dan menegaskan bahwa hubungan mereka baik-baik saja saat ini.

"Kami percaya BFC akan fair kepada Persebaya. Karena sejauh ini hubungan kami dan kepolisian baik-baik saja. Tidak ada masalah," tambah Abud.

© Twitter@Liga1Match
Bhayangkara FC jadi juara Liga 1. Copyright: Twitter@Liga1MatchBhayangkara FC jadi juara Liga 1.

Sebelumnya, Bhayangkara lewat Sekretaris Umum, Rahmat Sumanjaya mengakui penggunaan akun Persebaya dalam TMS FIFA atas sepengetahuan PSSI. 

"Ya itu PSSI sendiri yang suruh kami. Tapi kami sudah daftarin atas nama Bhayangkara FC," ucap Rahmat ketika dihubungi INDOSPORT, Senin (04/12/17).

"Sudah lama kita daftarin, sekitar akhir 2016 dan awal tahun kemarin. Pokoknya sebelum PSSI ganti ketum kita sudah daftar. Lalu saat ketum baru kita sudah daftarin juga," jelasnya lagi.

413