Para pecinta sepakbola dunia, pasti masih asing dengan nama Faiq Jefri Bolkiah. Namun, tidak bagi masyarakat Brunei Darussalam.
Nama Faiq Jefri sangat populer di negeri jiran tersebut. Maklum, pemain berumur 19 tahun itu merupakan keponakan dari Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah.
Saat ini, Faiq tengah menjalani karier bersama tim juara Liga Primer Inggris 2016, Leicester City. Selain itu, dirinya juga dikenal sebagai bibit unggul sepakbola Brunei, dan menjadi andalan di Timnas Brunei saat ini.
Lahir dan tumbuh besar dari keluarga kerajaan, membuat gaya hidup Faiq memang sangat mewah. Bahkan, dirinya disebut-sebut memiliki kekayaan melebihi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dua pemain terbaik dan terkaya saat ini.
Ayah Faiq, yang seorang pangeran Brunei, Jefri Bolkiah, diklaim memiliki kekayaan mencapai 20 miliar poundsterling (sekitar Rp364 triliun).
Jumlah kekayaan tersebut membuat Jefri Bolkiah memiliki banyak koleksi mobil mewah yang jumlahnya mencapai 2.300 buah. Di antaranya adalah dari merek-merek mobil mewah seperti Bentley, Ferrari, dan Rolls-Royce.
Gaya hidup mewah Faiq Jefri Bolkiah.Hobi otomotifnya itu rupanya menurun kepada sang anak. Dilansir dari Mirror, Faiq menghabiskan dana sekitar 35 juta pounds (Rp637 miliar) perbulan, untuk belanja mobil, jam tangan, dan pena emas.
Selain hobi mengoleksi barang-barang mewah, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini juga memiliki hobi memelihara binatang buas. Seperti macan yang kerap ia pamerkan di Instagramnya.
Faiq sendiri sudah cukup lama meniti karier di sepakbola Inggris. Dia pernah setahun ikut akademi Arsenal. Sempat bergabung ke akademi Chelsea, hingga akhirnya kini ia bermain di tim U-23 Leicester City.
"Saya sudah bermain sepakbola sejak masih kecil. Saya senang berada di lapangan sambil memainkan bola," ujar Faiq.
"Orang tua saya selalu mendukung mimpi saya menjadi pesepakbola. Mereka juga mengajarkan saya untuk melatih mental dan fisik sejak saya masih kecil," tutupnya.
Tapi dapat dipastikan jika Faiq tidak akan mencari penghasilan dari bermain sepakbola. Karena semua kebutuhan hidupnya sudah bisa tercukupi oleh kekayaannya sebagai anggota kerajaan Sultan Brunei.