Liga Indonesia

Teriakan Ketum PSSI Mundur Menggema di Stadion GBK

  • Stadion Gelora Bung Karno (GBK) telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Minggu (14/01/18).
  • Dalam acara itu, Ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi diteriaki oleh penonton.
Minggu, 14 Januari 2018 20:25 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Herry Ibrahim
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Edy Rahmayadi, Ketum PSSI di acara Awarding Night Liga 1 2017 Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Edy Rahmayadi, Ketum PSSI di acara Awarding Night Liga 1 2017

Presiden Joko Widodo bersama wakilnya, Jusuf Kalla menyempatkan diri hadir di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta sebelum laga kick off Timnas Indonesia vs Islandia, Minggu (14/01/18). Keberadaan dua orang terkemuka di Tanah Air itu berkaitan dengan peresmian Stadion GBK pasca renovasi.

Selain keduanya, hadir pula Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, Menteri PUPR; Basoeki Hadimoeljono, kemudian Mensesneg;  Pratikno dan juga ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi.

© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Presiden Joko Widodo juga mendapatkan jaket Timnas Indonesia dari PSSI. Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTPresiden Joko Widodo saat meresmikan Lpanagan ABC Senayan.

Menariknya, terkait nama terakhir yakni ketua umum PSSI, justru mendapatkan sambutan yang berbeda kala namanya disebut MC (Master of Ceremonies). Jika Presiden dan wakilnya mendapat tepuk tangan meriah, lain halnya dengan Edy Rahmayadi yang diteriaki untuk turun dari jabatannya sebagai ketua umum PSSI.

"Turun, turun," teriak penonton yang hadir secara berulang begitu MC membacakan nama Edy Rahmayadi.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab penonton melakukan aksi teriakan tersebut. Disinyalir suporter yang hadir di Stadion GBK seolah memiliki masalah yang hanya diketahui mereka sendiri.

Nama Edy Rahmayadi belakangan memang kerap menghiasi lini masa. Selain kiprahnya sebagai ketua umum PSSI, Edy juga menjadi sorotan karena telah mundur dari kemiliteran dan maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara. 

Keputusan Edy tersebut kemudian mendapat banyak sorotan dari masyarakat, terutama pencinta sepakbola nasional. Para penggemar khawatir rencana mempercepat kemajuan sepakbola nasional bisa terbengkalai. Terlebih Edy maju menjadi Cagub di 2018, tahun di mana Timnas Indonesia punya banyak agenda penting, di antaranya tampil di Asian Games 2018, Piala AFF U-18 2018, dan Piala AFC U-19 2018 dan masih banyak lainnya.