Liga Indonesia

Persib Dikalahkan PSMS, Mario Gomez Justru Takjub

Selasa, 23 Januari 2018 13:47 WIB
Penulis: Arif Rahman | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Arif Rahman/INDOSPORT
Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez. Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez.

Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez mengaku takjub dengan antusias Bobotoh yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (21/01/2018), saat menghadapi PSMS Medan.

Pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup A turnamen Piala Presiden 2018 ini, stadion yang terletak di kawasan Gedebage tersebut dipadati puluhan ribuan Bobotoh. Dari 32 ribu tiket, sekitar 29 ribu tiket terjual.

© INDOSPORT
PSMS Medan vs Persib Bandung Copyright: INDOSPORTHasil laga Persib Bandung vs PSMS Medan.

Jumlah Bobotoh yang datang langsung menyaksikan pertandingan Persib menghadapi PSMS lebih banyak, jika dibandingkan dengan laga sebelumnya menghadapi Sriwijaya FC. Mereka tak henti-hentinya memberikan dukungan sepanjang laga.

"Ini luar biasa melihat atmosfer stadion di laga terakhir kita," kata pelatih asal Argentina ini seusai memimpin latihan di Stadion GBLA.

© Arif Rahman/INDOSPORT
Bobotoh saat menyanyikan lagu yel yel Persib Bandung. Copyright: Arif Rahman/INDOSPORTBobotoh saat menyanyikan lagu yel-yel Persib Bandung.

Pelatih yang mengantarkan Johor Darul Ta'zim meraih gelar juara Piala AFC 2015, menuturkan anak asuhnya tidak merasa tertekan dengan hadirnya ribuan Bobotoh di Stadion. Justru dukungan tersebut menjadi motivasi bagi pemainnya untuk menampilkan permainan terbaiknya.

Hanya saja pada pertandingan tersebut, tim kebanggaan Bobotoh harus mengakui keunggulan PSMS dengan skor 2-0, setelah dua gol dari Frets Butuan dan Antoni Nugroho merobek gawang Maung Bandung yang dikawal oleh Muhammad Natshir.

"Tidak karena ini adalah tim besar yang mempunyai banyak supporter. Kami bermain dengan karakter, pemain yang bermain dengan karakter tidak merasa tertekan dan tekanan itu untuk tim lawan, bukan untuk kami," jelasnya.