Liga Indonesia

4 Masalah yang Bisa Buat Persib Mengulangi Kegagalan Musim Lalu

Selasa, 30 Januari 2018 05:45 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© persib.co.id
Striker Persib Bandung, Ezechiel NDouassel. Copyright: © persib.co.id
Striker Persib Bandung, Ezechiel NDouassel.
Tumpulnya Lini Depan

Sudah bukan rahasia lagi jika musim lalu sektor depan menjadi titik lemah Persib Bandung. Produktivitas Persib terbilang rendah di Liga 1 2017 di mana mereka hanya mampu menyarangkan 39 gol. Persib tertinggal jauh dari Bali United (76 gol) dan PSM (67 gol) yang mampu mencetak di atas 60 gol. Bahkan, dengan Mitra Kukar (49 gol) saja Persib kalah. 

Striker Persib yang berstatus marquee player, Carlton Cole, nyaris tak memberi kontribusi apapun bagi Tim Maung Bandung. Ditambah lagi, faktor cedera yang menimpa Sergio Van Dijk semakin memperparah keadaan. Alhasil, Raphael Maitimo yang notabene seorang gelandang pun keluar menjadi top skor Persib di Liga 1 musim lalu.

Di musim ini, tanda-tanda itu mulai terlihat. Penampilan Persib di Piala Presiden melempem. Tim Pangeran Biru dihajar oleh PSMS Medan 2-0 dan PSM Makassar 1-0. satu-satunya kemenangan diraih melawan Sriwijaya dengan skor tipis 1-0. Itu pun gol lahir dari penyerang tengah asal Korea, Oh In-Kyun. 

Striker baru Persib, Ezequiel N'Douassel, belum mampu mencetak gol di laga kompetitif. Begitu juga dengan Airlangga Sucipto yang bahkan masih kesulitan untuk sekedar menciptakan atau mendapatkan peluang. Satu-satunya striker berkualitas yang tersisa, Sergio Van Dijk, masih dalam kondisi cedera.

Persib masih butuh striker yang benar-benar haus gol layaknya Marko Simic di Persija yang mampu membuktikan sebagai predator yang mampu mencetak gol dari posisi manapun.