Liga Indonesia

Ini Dia Nama Playmaker Baru Incaran Arema

Selasa, 20 Februari 2018 10:53 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Prio Hari Kristanto
© INDOSPORT/Istimewa
Logo Arema FC Copyright: © INDOSPORT/Istimewa
Logo Arema FC

Keresahan publik sepakbola di Malang Raya terkait sosok playmaker sebentar lagi bakal terjawab. Pihak klub berlogo kepala singa itu pun mengakui, saat ini sedang mendatangkan pemain asing baru.

Pengisi satu posisi di lini tengah itu disiapkan sebagai pengganti Rodrigo Ost Dos Santos, yang batal dikontrak lantaran terganjal regulasi Liga 1. Playmaker Brasil berusia 29 tahun itu terkendala masalah catatan caps, meski secara strata klub sudah lolos verifikasi.

Namun, pemain asing baru Arema FC ini tidak langsung bergabung di Malang, melainkan langsung bergabung dan ikut berlaga di Piala Gubernur Kaltim mulai 23 Februari sampai 4 Maret mendatang.

"Soal siapa pemain yang akan datang, kemungkinan besar akan bergabung dengan tim di Kaltim. Ya, dilihat saja di lapangan nanti," ungkap General Manager tim, Ruddy Widodo.

© Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Gustavo Lopez (Arema Cronus) Copyright: Muhammad Ginanjar/INDOSPORTGustavo Lopez saat membela  Arema Cronus.

Ditanya soal Merapatnya Gustavo Fabian Lopez, Ruddy pun buru-buru menepisnya. Meski tidak mengakuinya, namun Ruddy memberi konfirmasi jika sang pemain sedang dalam perjalanan menuju Indonesia.

"Kabarnya memang begitu. Tapi yang pasti, pemain yang datang ini sudah sesuai pertimbangan tim pelatih," ujar pengusaha transportasi tersebut.

"Kami mengutamakan pemain yang pernah merasakan atmosfer sepakbola Indonesia. Terlepas pemain itu mantan pemain klub kami, atau klub lain," sambungnya.

Gustavo Lopez sendiri bukan nama asing bagi Aremania. Playmaker kebangsaan Argentina ini pernah memperkuat tim berjulukan Singo Edan itu selama semusim, pasca membela Persela Lamongan di tahun 2011 sampai 2013 silam.

Meski keberadaanya singkat, namun Gustavo ikut membawa Arema berkibar di ranah Asia. Musim 2014, Gustavo ikut mengantar Arema sampai di babak 16 besar AFC Cup dan melaju ke semifinal Indonesia Super League di bawah asuhan Almarhum Suharno.