Liga Indonesia

Jejak Salah Satu Orang Terkaya Indonesia pada Kekuatan Finansial Bali United

Selasa, 20 Maret 2018 09:13 WIB
Editor: Gerry Crisandy
© Istimewa
Bali United Copyright: © Istimewa
Bali United

Di era modern, sepakbola adalah bisnis. Klub yang memiliki kekuatan finansial cenderung lebih mampu bersaing dalam memperebutkan trofi dan penghargaan. Dengan dana yang besar, daya beli klub pun semakin besar. Pemain-pemain terbaik dari tiap penjuru negeri mampu diboyong ke klub tersebut.

Fenomena ini juga mempengaruhi persepakbolaan nasional. Khususnya tim-tim di divisi utama, Liga 1. Dari seluruh tim Liga 1, tim yang memiliki kekuatan dana terbesar adalah Bali United. 

Salah satu alasan dibalik superioritas Bali United dalam hal keuangan adalah Salim Grup, yang dimiliki oleh salah satu taipan Indonesia, Anthony Salim.

© Istimewa
Anthony Salim pemilik Indofood gruop. Copyright: IstimewaAnthony Salim 

Menurut data Forbes di tahun 2018, Anthony Salim merupakan orang terkaya keempat di Indonesia. Kekayaan pengusaha yang usaha utamanya bergerak di bidang industri makanan ini memiliki total kekayaan yang ditaksir mencapai 6,9 miliar dollar Amerika Serikat atau setara dengan 92 triliun rupiah.

Kepada Tirto.id, Pieter Tanuri, Komisaris PT. Bali Bintang Sejahtera tidak terang-terangan mengungkapkan keterkaitan Bali United dengan Salim Group.   

"Selama ini yang dilakukan Pak Nirwan Bakrie udah bener, tapi dia belum berhasil ajak pengusaha yang lain. Begitu saya yang ajak dan membuktikan bahwa bisa untung, ya semuanya pada ikut. Di Indonesia, kan, jadi kebiasaan selalu nimbrung pada sesuatu hal yang ramai. Begitu di sini ramai kafe kopi semua ikut bikin," seperti yang dituturkan Pieter Tanuri kepada Tirto.id.

Nirwan Bakrie adalah mantan Wakil Ketua Umum PSSI, sekaligus bekas pemilik beberapa klub seperti Pelita Jaya dan Brisbane Roar yang berlaga di Liga Australia 

Namun sejumlah indikator kasat mata membuka keterkaitan Bali United dengan perusahaan sponsor yang ada di bawah naungan Salim Group.

IDS Emoticon Suka
Suka
8%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
42%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
8%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
8%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
8%
IDS Emoticon Takut
Takut
8%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
17%