Liga Indonesia

Persib Dibayang-bayangi Sanksi, Ini yang Diucapkan Gomez

Jumat, 28 September 2018 04:26 WIB
Penulis: Arif Rahman | Editor: Rafif Rahedian
© Arif Rahman/INDOSPORT
Pelatih Persib, Mario Gomez‎ di Stadion Sport Jabar Arcamanik Kota Bandung. Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Pelatih Persib, Mario Gomez‎ di Stadion Sport Jabar Arcamanik Kota Bandung.

INDOSPORT.COM - Persib Bandung dibayang-bayangi sanksi setelah salah satu Jakmania, Haringga Sirila meninggal dunia, karena menjadi korban pengeroyokan oknum Bobotoh, Minggu (23/09/2018).

Pengeroyokan tersebut terjadi di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, menjelang kick off pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2018 yang mempertemukan tuan rumah Persib vs Persija Jakarta.

Menurut pelatih Mario Gomez, sanksi tersebut merupakan wewenang dari Komdis PSSI. Meski begitu, jika Persib mendapat sanksi, maka tim lain yang sempat mengalami kasus serupa, harus mendapatkan sanksi yang sama.

"Saya tidak tahu karena ada aturan dalam situasi ini. Dan saya katakan banyak kejadian seperti ini sebelumnya, kenapa bukan dari sebelumnya melakukan itu (beri sanksi)?. Kenapa bukan dari 2012 karena di sana juga ada korban?," ucap Gomez.

Pelatih yang mengantarkan Johor Darul Takzim meraih gelar juara Piala AFC 2015 ini menambahkan, kasus serupa terjadi pada Juli lalu di Bantul, seusai pertandingan Liga 2 yang mempertemukan PSIM kontra PSS Sleman.

Namun, pihaknya tidak mendengar ada sanksi yang dikeluarkan Komdis untuk kasus tersebut. Sehingga, pihaknya berharap Komdis bisa bersikap adil dalam mengambil keputusan.

Karena, jika hanya Persib yang mendapat sanksi, maka pihaknya merasa dirugikan. Apalagi tim Maung Bandung saat ini sedang berada di puncak klasemen.

"Dua bulan lalu, kenapa bukan saat itu (ambil keputusan sanksi). Pemenang ditentukan di lapangan, bukan di ruangan," tegasnya.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola dan Olahraga Lain Serta Serba-serbi Liga Indonesia di INDOSPORT.COM.