Liga Indonesia

Sikap Edy Rahmayadi Terhadap Kiprah Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF 2018

Selasa, 20 November 2018 05:24 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Prio Hari Kristanto
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

INDOSPORT.COM - Ketua Umum PSSI (induk tertinggi bola Indonesia), Edy Rahmayadi, akhirnya buka suara dan siap mengambil langkah tegas terhadap kiprah buruk Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Pria yang menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara ini juga mengaku akan mengevaluasi Timnas Indonesia atas hasil apapun yang dicapai anak asuh pelatih Bima Sakti Tukiman di Piala AFF 2018.

"Ya, keluar dari apa yang sudah diformatkan, dilatihkan, dan diprogramkan ini yang akan kami evaluasi. Kenapa demikian (main buruk)," ujar Edy Rahmayadi saat kunjungan ke Gunung Sitoli, Medan, seperti dalam cuplikan pemberitaan Kompas TV, Senin (19/11/18).

Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 begitu pelik. Sebab di laga pembuka, Hansamu Yama Pranata dan kolega harus bertekuk lutut dari Timnas Singapura (0-1) dalam laga sepak bola yang berlangsung di Stadion Nasional, Kallang.

Lalu pada laga sepak bola kedua Timnas Indonesia memberikan harapan usai mengalahkan Timnas Timor Leste dengan skor 3-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Terakhir Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan dari Timnas Thailand dengan skor 2-4 pada laga yang dihelat di Stadion Rajamangala, Bangkok.

Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke babak semifinal berharap akan kemenangan besar dari Timnas Filipina. Laga ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (25/11/18).

Terus Ikuti Update Timnas Indonesia dan Berita Sepak Bola Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
9%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
9%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
18%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
9%
IDS Emoticon Takut
Takut
9%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
45%