Liga Indonesia

Arema FC Pastikan Bek yang Pernah Trial di Manchester United Aman

Jumat, 14 Desember 2018 05:51 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Juni Adi
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Arema FC di Liga 1 2018. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Arema FC di Liga 1 2018.

INDOSPORT.COM - Arema FC langsung tancap gas dalam perburuan pemain asing setelah merampungkan kompetisi Liga 1 musim ini.

Tim berlogo kepala singa juga memastikan akan mengisi secara penuh perihal kuota pemain asing di Liga 1 dengan formula 3+1 untuk musim depan. Satu dari tiga slot untuk pemain asing non Asia sudah dihuni Konate Makan. 

Gelandang serang kebangsaan Mali itu sudah diperkenalkan manajemen ke publik, pasca menyelesaikan pekan ke 34 kompetisi menjamu Sriwijaya FC pada 9 Desember yang lalu.

"Sehingga, kami tinggal mencari dua pemain asing lagi. Satu pemain (non Asia) di posisi striker dan satu pemain Asia di posisi tengah," bilang Iwan Budianto.

Alhasil, pernyataan CEO Arema FC itu pun memastikan masa depan Arthur Cunha tetap aman mengisi lini pertahanan.

Meski memiliki kontraknya dua tahun sejak 2018, namun hasil evaluasi bisa saja berpengaruh pada kelangsungan masa depan pemain yang pernah trial di Manchester United tahun 2007 silam itu. 

© Istimewa
Arthur Cunha bersama Cristiano Ronaldo saat di Manchester United. Copyright: IstimewaArthur Cunha bersama Cristiano Ronaldo saat di Manchester United.

Kepastian bertahannya Konate dan Arthur pun membuat Arema FC tinggal bergerilya dua nama pemain asing lagi. Sedangkan satu slot pemain non Asia, sudah lowong setelah dicoretnya Srdjan Ostojic.

"Dua pemain asing yang kita bidik ini nantinya akan menopang kinerja Konate Makan di lini tengah," sambung IB, panggilan akrabnya.

Tak pelak, situasi ini pun membuat Arema kemudian dihubung-hubungkan dengan sejumlah nama pemain asing yang masuk pada kriteria yang diinginkan. 

Salah satunya adalah Aleksandar Rakic, striker PS Tira asal Serbia yang meraih top skorer Liga 1 dengan 21 golnya.

"Yang jelas, semua kami tahu terhadap apa saja yang menjadi kelemahan di tim ini. Sehingga, jangan ada spekulasi yang berlebihan," pungkasnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
67%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
33%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%