INDOSPORT.COM - Kerusuhan suporter PSIM Yogyakarta dalam laga babak 64 besar Piala Indonesia menimbulkan kerugian materi yang cukup besar.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul pun sudah mendata total kerusakan di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Bantul, Sapto Priyono menjelaskan kerugian akibat rusaknya beberapa fasilitas di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, mencapai Rp40 juta.
"Sudah kami inventarisir berbagai kerusakan akibat kerusuhan itu. Kalau ditaksir mencapai Rp 40 juta kerugiannya karena beberapa properti rusak seperti jaring gawang dan papan iklan," kata Sapto, Jumat (14/12/18).
Soal ganti rugi akibat kerusakan tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Disdikpora Bantul, Bagus Nur Edy Wijaya, menyebut pihaknya berkoordinasi dengan manajemen PS TIRA. Sebab rekomendasi penggunaan stadion diberikan kepada PS TIRA.
Laga PSIM Yogyakarta vs PS Tira diwarnai kericuhan"Memang dalam perjanjian sudah tertuang adanya ganti rugi jiak terjadi kerusakan fasilitas di stadion," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kericuhan suporter pecah dalam babak 64 besar Piala Indonesia, Selasa (11/12/2018) lalu. Saat itu, suporter PSIM turun ke lapangan, 10 menit jelang laga usai dan merusak sejumlah fasilitas di SSA.
Beberapa properti jadi sasaran amukan suporter yang tak puas dengan kepemimpinan wasit. Mulai jaring gawang sebelah selatan dan utara yang rusak hingga beberapa papan iklan yang jebol.