Liga Indonesia

Kiprah PS Mojokerto Putra di Dunia Sepak Bola Indonesia

Minggu, 23 Desember 2018 19:13 WIB
Penulis: Dimas Ramadhan Wicaksana | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© PSMP Mojokerto
Skuat PSMP Mojokerto Copyright: © PSMP Mojokerto
Skuat PSMP Mojokerto

INDOSPORT.COM – Dalam beberapa waktu belakangan, muncul dugaan mengenai adanya match fixing atau pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia. Tudingan demi tudingan yang dilontarkan oleh banyak pihak kepada klub, pemain, pelatih, ofisial, dan pelaku sepak bola lainnya,

Keriuhan mengenai match fixing itupun kini telah mencapai puncaknya. Setelah melakukan berbagai penyelidikan, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya mendapatkan pelaku pengaturan skor sepak bola Indonesia.

Klub dari kasta kedua sepak bola Indonesia atau Liga 2, PS Mojokerto Putra (PSMP) mendapat sanksi tegas dari PSSI terkait dugaan match fixing. PS Mojokerto dihukum tak boleh mengikuti kompetisi pada tahun 2019 mendatang.

Dengan adanya sanksi tersebut, maka PS Mojokerto Putra dapat dipastikan tidak bisa mencicipi ketatnya persaingan Liga 1 dalam waktu dekat, melainkan harus menunggu setidaknya minimal 2 tahun lagi.

Seperti diketahui, sejak didirikan pada tahun 2001, PS Mojokerto Putra belum sekalipun berada di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pencapaian terbaik dari klub yang bermarkas di Stadion Gajah Mada Mojosari hanyalah nyaris promosi ke Liga 1 dalam 2 tahun terakhir.

Pada musim 2017 lalu, PSMP mengakhiri kompetisi dengan melaju hingga 8 besar. Klub berjuluk Laskar Majapahit menjadi juru kunci grup Y dengan 0 poin setelah menelan 3 kekalahan.

Selanjutnya, di Liga 2 2018 yang baru berakhir awal Desember lalu, PSMP juga mendapatkan nasib yang sama. Langkahnya terhenti di 8 besar usai hanya mampu menempati urutan ketiga di grup A.