Liga Indonesia

Ikut Prihatin, PSIM Yogyakarta Berharap Mbah Putih Buka-bukaan

Sabtu, 29 Desember 2018 16:06 WIB
Penulis: Prabowo | Editor: Isman Fadil
© INDOSPORT
Anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih (tengah) diciduk Satgas Anti Mafia Bola dari Hotel New Saphire, Yogyakarta, Jumat (28/12/2018). Copyright: © INDOSPORT
Anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih (tengah) diciduk Satgas Anti Mafia Bola dari Hotel New Saphire, Yogyakarta, Jumat (28/12/2018).

INDOSPORT.COM - Anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Dwi Irianto atau yang akrab disapa Mbah Putih telah ditahan terkait kasus pengaturan skor. Sebelum Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Johar Lin Eng lebih dulu ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Penangkapan Mbah Putih turut mendapat tanggapan dari PSIM Yogyakarta. Seperti diketahui, pria asal Yogyakarta itu memang berstatus sebagai pembina sekaligus pemilik 30 persen saham tim berjulukan Laskar Mataram tersebut.

"Kami tentu prihatin dengan kasus yang menimpa Pak Dwi. Kami awalnya tidak mengetahui kasus tersebut sebelum akhirnya ramai di media online," kata Sekretaris PSIM, Jarot Sri Kastawa, Sabtu (29/12/18).

Jarot berharap, Mbah Putih bisa buka-bukaan dengan tim penyidik kepolisian berkait kasus yang terjadi. Dengan demikian, diharapkan kasus yang sebenarnya terjadi akan terlihat.

"Semoga Pak Dwi bisa cerita apa adanya dan semuanya. Kami saat ini akan konsolidasi internal dulu, termasuk apakah akan menyiapkan pendamping hukum atau tidak," ungkapnya.

Jarot memastikan, kasus yang menimpa Mbah Putih tak mengganggu persiapan tim. Terlebih PSIM masih meliburkan diri usai menyelesaikan kompetisi Liga 2 dan tersingkir di ajang Piala Indonesia.

"Kami memang belum ada persiapan untuk musim depan. Kami dari manajemen sangat berterima kasih untuk Pak Dwi atas dedikasinya kepada PSIM selama ini. Mudah-mudahan diberi kelancaran dalam menghadapi kasus ini," tegas dia.

Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga 1 Hanya di INDOSPORT.COM