Liga Indonesia

Lawan Persiwa, Persib Dipastikan Dapat Dukungan Penuh Bobotoh

Senin, 11 Februari 2019 14:50 WIB
Penulis: Arif Rahman | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Arif Rahman/INDOSPORT
Bobotoh Mulai Padati Si Jalak Harupat Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Bobotoh Mulai Padati Si Jalak Harupat

INDOSPORT.COM - Ribuan Bobotoh mulai berdatangan ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (11/02/2019) siang, menjelang kick-off pertandingan leg kedua babak 32 besar kompetisi sepak bola Indonesia, Piala Indonesia 2018 antara Persib Bandung menghadapi Persiwa Wamena. 

Bobotoh yang datang ke Stadion berkapasitas 27 ribu penonton ini, tak hanya berdatangan dari Bandung saja. Namun, mereka juga datang dari berbagai daerah lainnya di Jawa Barat. 

Antusias Bobotoh yang ingin menyaksikan langsung pertandingan leg kedua ini sangat besar, walaupun laga digelar pada hari kerja. Pasalanya, mereka sudah lama tidak mendampingi langsung tim kebanggannya berlaga di kandang. 

Sebagai informasi, sebelumnya Persib mendapatkan sanksi larangan bermain kandang di Pulau Jawa dan tanpa penonton hingga berakhirnya kompetisi Liga 1 2018. 

Sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI tersebut, hanya berlaku di kompetisi Liga 1. Sehingga, pada ajang Piala Indonesia 2018 ini, Bobotoh bisa hadir langsung memberikan dukungan pada tim kebanggaannya. 

Pertandingan leg kedua ini awalnya akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Senin (04/02/2019). Namun, Panpel Persib tidak mendapatkan rekomendasi, sehingga PSSI memutuskan menunda dan menjadwal ulang. 

Kedua tim, masih berpeluang lolos ke babak 16 besar. Karena, dipertandingan leg pertama yang berlangsung di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, skor berakhir imbang tanpa gol.

Terus Ikuti Berita Persib dan Sepak Bola Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%