Liga Indonesia

Resmi! PSIS Semarang Ikat Mantan Striker Sao Paulo yang Pernah Berlaga di Liga Europa

Senin, 4 Maret 2019 18:26 WIB
Penulis: Ronald Seger Prabowo | Editor: Isman Fadil
© Ofisial PSIS
PSIS Semarang resmi merekrut striker asal Brasil, Claudir Junior Marini. Copyright: © Ofisial PSIS
PSIS Semarang resmi merekrut striker asal Brasil, Claudir Junior Marini.

INDOSPORT.COM - PSIS Semarang menambah satu pemain asing lagi jelang keikutsertaan di Piala Presiden 2019. Manajemen tim Laskar Mahesa Jenar akhirnya resmi mengikat striker asal Brasil, Claudir Junior Marini untuk satu musim.

Tak butuh lama bagi pelatih PSIS, Jafri Sastra dan manajemen untuk memutuskan merekrut mantan penyerang Sao Paulo itu. Meski baru beberapa hari ikut berlatih, namun Claudir memang memiliki track record apik selama ini.

"Iya sudah resmi kita kontrak satu musim. Tidak perlu lama-lama kalau memang coach sudah cocok dan memberikan rekomendasi. Hari ini juga akhirnya jadi bagian PSIS Semarang," ungkap General Manager (GM) PSIS, Wahyu Winarto kepada INDOSPORT.com, Senin (04/03/19).

Marini musim lalu membela klub asal Liga Iran, Esteghlal Khuszestan dan Padideh. Pemain yang digadang-gadang memiliki tendangan sekeras Hulk itu sempat bermain untuk klub Armenia, Gandzasar Kapan yang berlaga di kualifikasi Liga Europa 2017-2018.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Claudir merupakan tipe striker pekerja keras sesuai dengan karakter permainan PSIS selama ini. Dirinya berharap sang striker mampu unjuk gigi dan menjadi pengganti spadan penyerang PSIS musim lalu, Bruno Silva yang hijrah ke Liga Arab.

"Tentu ini tantangan juga bagi Claudir untuk membuktikan diri kepada tim dan juga suporter. Apalagi musim lalu kita punya striker hebat seperti Bruno Silva," pungkasnya.

Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga 1 Hanya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%