INDOSPORT.COM - Usai sudah kunjungan eks kapten Barcelona, Carles Puyol di Surabaya. Kunjungan Puyol itu dalam rangka tur Trofi Liga Champions 2019, selama kunjungannya ke Indonesia ternyata banyak hal baik yang dapat dipetik.
Seperti yang diceritakan oleh salah satu mantan pemain Timnas Indonesia, Firman Utina.
Menurutnya, meskipun Puyol sudah menjadi pemain besar dan juga pernah menjadi juara Piala Dunia bersama dengan Spanyol, sifat dan karakter yang dimiliki pemain berambut gondrong itu tidak berubah apalagi saat di lapangan.
"Spirit yang dimiliki Puyol itu yang menurut saya tidak dimiliki pemain lain," katanya pada Kamis (14/03/19).
"Dia adalah salah satu kapten yang selalu memberikan semangat kepada pemain terutama pemain muda," sambung Firman Utina.
Legenda Barcelona, Carles Puyol, memamerkan trofi Liga Champions di Beer Hall, Jakarta, Senin (11/3/19).Ya, suntikan semangat yang tak kenal lelah inilah yang perlu dijadikan pelajaran oleh pemain-pemain sepak bola Indonesia.
Meskipun sudah berpengalaman, Puyol tak lelah untuk mendorong pemain-pemain muda lebih baik lagi. Selain itu satu hal lagi yang bisa menjadi pelajaran dari Charles Puyol menurut Firman Utina. Dia mengatakan, Charles Puyol merupakan pemain sepak bola yang memiliki sifat low profile.
"Dia kalau diajak bicara enak sekali, karakternya enjoy gampang akrab meskipun sedikit mengeluh soal udara di Surabaya yang panas," celotehnya.
Sekedar mengingatkan, saat masih aktif bermain, Puyol telah menyumbangkan sejumlah gelar bergengsi untuk Barcelona dan Timnas Spanyol, seperti 6 gelar LaLiga Spanyol, 5 gelar Piala Super Spanyol, 2 gelar Copa del Rey, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub, serta 3 gelar Liga Champions.
Di Timnas Spanyol pun Puyol juga memberikan 2 gelar bergengsi, yakni Euro 2008 dan Piala Dunia 2010.
Ikuti Terus Berita Sportainment dan berita olahraga lainnya di INDOSPORT.COM