Liga Indonesia

Dikaitkan dengan Eks Bintang Persela, Ini Jawaban PSIS Semarang

Sabtu, 23 Maret 2019 21:03 WIB
Penulis: Ronald Seger Prabowo | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Tribun Jateng
General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto Copyright: © Tribun Jateng
General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto

INDOSPORT.COM - Klub sepak bola Indonesia, PSIS Semarang terus memburu dua pemain asing tambahan untuk menambah skuat menghadapi Liga 1 2019. Manajemen baru saja mendepak gelandang asal Sierra Leone, Ibrahim Conteh.

Setelah gelandang berusia 22 tahun tersisih, beberapa nama memang santer dikabarkan segera merapat ke tim kebanggaan masyarakat Kota Lunpia. Apalagi tim Laskar Mahesa Jenar masih memiliki slot pemain asing Asia dan bebas.

Salah satu nama yang dikaitkan adalah eks bintang Persela Lamongan asal Brasil, Diego Assis. Kebetulan, Diego sudah tak lagi bersama tim Laskar Joko Tingkir.

Semakin kuatnya isu transfer tersebut juga berkat keberadaan bek anyar PSIS, Wallace Costa. Seperti diketahui, Costa musim lalu bersama Diego Assis jadi andalan Persela.

General Manager (GM) PSIS, Wahyu Winarto tak menampik kabar tersebut. Namun, dirinya enggan membocorkan nama pemain yang sudah masuk dapur manajemen yang akan dibawa ke Semarang.

"Memang ada tawaran yang masuk soal Diego Assis. Namun belum ada keputusan apapun dari manajemen. Ditunggu saja," ungkap pria yang akrab disapa Liluk itu.

Meski demikian, CEO PSIS, Yoyok Sukawi sempat memberi bocoran soal pemain asing yang akan direkrut. Yakni manajemen menginginkan pemain yang belum pernah berkarir di sepak bola Indonesia.

"Kami memang prioritaskan pemain baru. Karena biasanya pemain yang baru bermain di Indonesia masih semangat dan ingin menunjukkan kualitasnya," tegas Yoyok.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%