Bola Internasional

Pembantaian Lille vs PSG, Korban Terakhir Kutukan Drake?

Senin, 15 April 2019 12:37 WIB
Penulis: Masya Famely Ruhulessin | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Getty Images
Layvin Kurzawa, pemain PSG. Copyright: © Getty Images
Layvin Kurzawa, pemain PSG.

INDOSPORT.COM - Pemain Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa nampaknya telah menjadi korban terbaru dari 'Kutukan Drake' setelah timnya secara mengejutkan  kalah dari Lille di laga lanjutan Liga Prancis, Senin (15/04/19).

Dilansir dari Daily Mail, pemain belakang ini bergabung dengan daftar pemain yang telah kalah dalam pertandingan berikutnya setelah berfoto dengan rapper Kanada, Drake. Keduanya berfoto bersama dua hari lalu. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

With the 🦉 @champagnepapi 🙏🏽 📸 @bassforreal

A post shared by Layvin Kurzawa 20 (@kurzawa_20) on

Kurzawa menjadi salah satu pemain dalam tim yang harus menderita kekalahan memalukan dari Lille, dengan skor 1-5. Ini merupakan kekalahan terberat klub elite Prancis ini dalam 19 tahun terakhir di ajang Liga Prancis.

Ini bukan pertamanya kalinya dalam beberapa bulan terakhir, para atlet ternama bertemu dengan Drake dan mengalami nasib sial di mana mereka harus mengalami kekalahan dalam pertandingan mereka berikutnya.

Sebelumnya, striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang menjadi korban setelah berpose sambil memegang jersey Arsenal pada 2 April. The Gunners kemudian kalah dari Everton 0-1 di Goodison Park.

Paul Pogba juga masuk dalam pemain yang pernah sengsara karena kutukan tersebut. Ia berfoto dengan Drake setelah tampil di Manchester Arena pada 11 Maret.

Setan Merah kemudian tersingkir di babak semifinal Piala FA oleh Wolves pada 16 Maret, di mana Pogba juga masuk dalam daftar pemain yang diturunkan Ole Gunnar Solskjaer.

Ikuti Terus Berita Sepak Bola dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%