Liga Indonesia

Hadapi Persebaya di 8 Besar Kratingdaeng Piala Indonesia, Madura United Sibuk

Kamis, 18 April 2019 23:55 WIB
Penulis: Luqman Nurhadi Arunanta | Editor: Juni Adi
© Fitra Herdian/INDOSPORT
Dejan Antonic saat konfrensi pers, pada Sabtu (6/4/19). Fitra Herdian/INDOSPORT Copyright: © Fitra Herdian/INDOSPORT
Dejan Antonic saat konfrensi pers, pada Sabtu (6/4/19). Fitra Herdian/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Klub sepak bola Indonesia, Madura United sibuk mengagendakan sekali uji coba jelang menghadapi Persebaya Surabaya pada babak 8 besar Kratingdaeng Piala Indonesia 2018/19.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic mengakui butuh uji coba untuk melihat kesiapan dan kematangan timnya yang tidak bisa hanya dilihat dari latihan.

"Memang kami sudah agendakan, karena ini sangat penting untuk melihat kesiapan Madura (United). Kalau hanya terus-terus latihan, kami tidak bisa pantau sepenuhnya, maka kami agendakan itu," kata Dejan seperti dilansir dari situs resmi klub.

Madura United rencananya bakal menggelar uji tanding pada Sabtu (20/04/19). Akan tetapi, rencana tersebut dapat berubah menyesuaikan jadwal resmi yang dirilis oleh PSSI.

“Iya benar, memang rencanannya kami uji coba Sabtu. Tapi kami harus me-resechedule jika terdapat jadwal pasti, siapa tahu mepet dengan uji coba," tambahnya.

Sampai berita ini dimuat, PSSI telah merilis jadwal babak 8 besar Kratingdaeng Piala Presiden 2018/19 yang berlangsung dalam dua putaran.

Madura United akan bertandang ke markas Madura United terlebih dahulu, Kamis (25/04/19), pukul 15/30 WIB, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Sementara itu, putaran kedua akan dihelat di kandang Madura United, Selasa (30/04/19), pukul 15.WIB di Stadion Felora Madura Ratu Pamelingan.

Ikuti Terus Berita Sepak Bola Kratingdaeng Piala Indonesia dan Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%