Liga Indonesia

Kapten Arema FC Beberkan Kronologi Awal Mula Terjadinya Kerusuhan Antar Suporter

Kamis, 16 Mei 2019 21:12 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Hamka Hamzah adalah pemain sepak bola Indonesia yang saat ini memperkuat klub Arema FC sebagai bek. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Hamka Hamzah adalah pemain sepak bola Indonesia yang saat ini memperkuat klub Arema FC sebagai bek.

INDOSPORT.COM - Hamka Hamzah membeberkan kronologi awal terjadinya kerusuhan antar suporter pada laga pembuka Liga 1, antara PSS Sleman vs Arema FC di stadion Maguwoharjo, Rabu 15 Mei malam.

Kapten Arema FC itu sedikit menjelaskan kronologi, berdasarkan pengamatannya di tengah lapangan. Dari sudut pandang pemain, awal mula kerusuhan muncul sejak rekan setimnya memasuki lapangan.

"Ketika kami melakukan pemanasan (sebelum kick-off), mulai terlihat aksi saling lempar (di tribun)," papar Hamka Hamzah.

"Saya sendiri tidak tahu siapa yang mulai duluan. Karena pemain di lapangan juga tidak melihatnya secara jelas," sambung defender senior 35 tahun itu.

Keributan itu pun begitu disayangkannya. Terlebih, meletusnya kerusuhan antar suporter justru terjadi saat Arema FC tengah bersemangat mengejar ketinggalan di menit kedua, lewat gol Sylvano Comvalius di menit 29.

"Padahal, kami sebagai pemain ingin melihat kemajuan sepak bola kita. Apalagi, ini juga di Bulan Ramadan," ungkap Hamka.

Laga yang berakhir 3-1 untuk PSS itu pun sempat terhenti lebih dari 30 menit, saat situasi semakin kacau. Namun setelah dikendalikan pihak keamanan, laga pembuka kompetisi Liga 1 itu kembali berjalan sejak menit 30, dan berakhir secara lancar.

Tak pelak, kondisi ini pun sangat merugikan kedua tim yang bertanding. Terutama bagi PSS yang menjalani debutnya di Liga 1 musim ini, dengan dibayangi sanksi berat dari Komisi Disiplin PSSI atas kericuhan yang terjadi.

Progres Terkini Pembangunan Stadion BMW

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
50%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
50%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%