Liga Indonesia

Laga Pembuka Liga 1 2019 Ricuh, Akmal Marhali: Liga Sekadar Jalan!

Kamis, 16 Mei 2019 12:08 WIB
Penulis: Ervan Yudhi Triatmoko | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Ivan Reinhard Manurung/INDOSPORT
Penjagaan ketat pihak kepolisian di antara tribun suporter PSS Sleman dan Arema FC. Copyright: © Ivan Reinhard Manurung/INDOSPORT
Penjagaan ketat pihak kepolisian di antara tribun suporter PSS Sleman dan Arema FC.

INDOSPORT.COM – Kericuhan mewarnai laga pekan perdana kompetisi sepak bola Shopee Liga 1 2019 antara PSS Sleman vs Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/05/19) kemarin.

Tak hanya kericuhan antar suporter, laga PSS Sleman vs Arema FC juga diwarnai dengan keputusan-keputusan kurang tepat yang diambil oleh wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut.

Sejumlah masalah yang terjadi pada laga pembuka Shopee Liga 1 tak lepas dari perhatian Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali. Akmal menyebut, kompetisi Liga Indonesia musim ini terkesan dipaksakan karena ada berbagai masalah krusial yang belum diperbaiki.

“Kompetisi Liga Indonesia 2019 dipaksakan berjalan tanpa ada langkah-langkah perbaikan progresif yang dilakukan. Akhirnya, kick off yang dimulai di Stadion Maguwoharjo, Sleman, antara tuan rumah PSS Sleman vs Arema FC meninggalkan masalah,” tulis Akmal melalui akun Instagram pribadinya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Akmal Marhali (@akmalmarhali) on

Akmal menambahkan, reformasi dan perbaikan tata kelola kompetisi sepak bola Indonesia hingga kini belum berjalan sesuai harapan. Secara khusus, Akmal menyoroti dua masalah yang terjadi pada laga PSS Sleman vs Arema FC.

Masalah yang pertama adalah buruknya pengadil lapangan alias wasit. Menurutnya, ada beberapa keputusan blunder yang dilakukan oleh wasit yang memimpin laga PSS Sleman vs Arema FC, salah satunya adalah masalah offside.

Akmal menilai, beberapa kali hakim garis tidak bisa memahami aturan International Football Association Board (IFAB) tentang aturan offside.

Selain menyoroti kinerja pengadil lapangan, Akmal juga berpendapat insiden kericuhan antar suporter yang terjadi pada laga PSS Sleman vs Arema FC merupakan akibat dari minimnya edukasi dan sosialisasi mengenai standar FIFA tentang keamanan stadion.

Seharusnya, masih menurut Akmal, sebelum kompetisi dimulai semua pihak harus memahami regulasi dan aturan pertandingan yang diberlakukan FIFA. Ia pun berharap, PSSI serta semua pihak terkait bisa memberikan tindakan tegas dan nyata untuk menciptakan atmosfer sepak bola Indonesia yang lebih baik lagi.

Progres Pembangunan Stadion BMW 3 Bulan Setelah Peletakan Batu Pertama 

Terus Ikuti Berita Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%