Liga Indonesia

Banyak Keputusan Aneh, Akmal Marhali Tanyakan Kerja Badan Independen Wasit

Senin, 3 Juni 2019 15:40 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Instagram/@akmalmarhali
koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Maharli mempertanyakan kinerja badan independen wasit yang dibentuk PSSI beberapa waktu lalu. Copyright: © Instagram/@akmalmarhali
koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Maharli mempertanyakan kinerja badan independen wasit yang dibentuk PSSI beberapa waktu lalu.

INDOSPORT.COM – Beberapa pertandingan Shopee Liga 1 2019 (kasta tertinggi bola Indonesia) terindikasi ada beberapa keputusan wasit yang aneh. Oleh karena itu, koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Maharli mempertanyakan kinerja badan independen wasit yang dibentuk PSSI beberapa waktu lalu.

Sebelum berjalannya Shopee Liga 1 2019, PSSI (induk tertinggi bola Indonesia) memang mengaku telah membentuk badan independen wasit yang bekerja sama dengan The FA England melalui Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) dan Japan Football Association (JFA).

Namun seiring berjalannya waktu, kompetisi sepak bola Tanah Air tetap berjalan dengan kinerja wasit yang masih merugikan beberapa pihak. Akmal Marhali yang merupakan pengamat sepak bola sampai bingung apa tugas dan kinerja badan independen wasit tersebut karena masih sama saja kualitas wasitnya.

“Apa yang dikerjakan Badan Independen Wasit? Kualitas wasit kita tidak ada peningkatan sama sekali dan hal-hal janggal tersebut memang kejadian yang biasa di sepak bola kita,” ujar Akmal kepada awak portal berita olahraga INDOSPORT Minggu (2/6/2019).

“Federasi tidak melakukan apa-apa, siapa badan independennya, pengawasnya siapa, ketuanya siapa itu tidak jelas,” tambah Akmal.

Catatan dari SOS tersebut melihat beberapa kasus seperti aksi diving pemain PSS Kushedya Hari Yudo, aksi brutal Elia Basna, handsball Ricky Fajrin dsb. Semua keputusan wasit tersebut sangat merugikan dan bahkan ada yang sampai mempengaruhi hasil pertandingan sehingga citra wasit di Indonesia selalu buruk.

Akmal Maharli juga meragukan penggunaan VAR akan berjalan dengan baik. Menurutnya teknologi tersebut akan maksimal apabila PSSI telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) terlebih dahulu supaya tidak sia-sia dan menghilangkan segala keputusan janggal di pertandingan.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%