Bola Internasional

Takutkan Keselamatan Pemain di Indonesia, PSSI-nya Malaysia Minta Tolong AFC

Sabtu, 20 Juli 2019 07:41 WIB
Penulis: Rialdi | Editor: Isman Fadil
© thestar.com.my
Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Hamidin Mohd Amin saat konferensi pers. Copyright: © thestar.com.my
Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Hamidin Mohd Amin saat konferensi pers.

INDOSPORT.COM - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) khawatir dengan keselamatan para pemain Timnas Malaysia ketika melakoni laga away kontra Timnas Indonesia pada laga perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022, Senin (05/07/19).

Pertandingan antara Indonesia vs Malaysia selalu sarat dengan gengsi. Laga ini juga selalu menyita perhatian dari kedua kubu suporter yang berpotensi adanya kerusuhan.

Oleh karena itu, presiden FAM, Datuk Hamidin Mohd Amin, meminta adanya pengamanan khusus untuk anak asuh Tan Cheng Hoe. Ia pun mengaku sudah berkomunikasi dengan PSSI dan AFC.

"Berdasarkan pengalaman SEA Games 2011, Piala AFF di Jakarta pada 2010 dan Piala AFF di bawah 19 tahun yang lalu, pertemuan melawan Indonesia di tempat mereka tentu tidak terhindar dari pendukung tuan rumah," kata Datuk Hamidin, dikutip dari Utusan Malaysia.

"FAM menginginkan AFC dan PSSI untuk memastikan keamanan pendukung kami dan tim kami berada di level tertinggi," lanjutnya.

"Tidak ada kompromi. Saya telah menghubungi Sekretaris Jenderal PSSI dan AFC sehingga tim nasional kami diberi keamanan dengan baik," tegasnya menutup.

Ada beberapa momen yang diingat oleh media Malaysia ketika bertandang ke Indonesia. Salah satunya adalah laga away di Piala AFF 2010.

Ketika itu, para pemain Malaysia harus keluar stadion dengan bantuan tameng dari polisi untuk menghindari lemparan suporter Indonesia. Kemudian, skuat Harimau Malaya juga mengendarai rantis untuk menuju ke penginapan.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
50%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
50%