Liga Indonesia

Begini Kondisi Terakhir Cedera Pluim dan Rivky Jelang Final Kratingdaeng Piala Indonesia

Kamis, 25 Juli 2019 21:08 WIB
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Official PSM Makassar
Gelandang serang PSM Makassar, Willjan Pluim dikabarkan masih belum pulih total jelang leg kedua final Kratingdaeng Piala Indonesia melawan Persija Jakarta. Copyright: © Official PSM Makassar
Gelandang serang PSM Makassar, Willjan Pluim dikabarkan masih belum pulih total jelang leg kedua final Kratingdaeng Piala Indonesia melawan Persija Jakarta.

INDOSPORT.COM - Setelah dipastikan tidak dapat memainkan gelandang andalannya, Marc Klok, PSM Makassar juga terancam tidak dapat memainkan dua pilar lainnya pada leg kedua Final Kratingdaeng Piala Indonesia.

Keduanya adalah gelandang serang Willjan Pluim dan kiper Rivky Mokodompit yang mengalami cedera jelang bentrok dengan Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/07/19).

"Kondisi Pluim semakin membaik setiap hari, dia mencoba untuk bisa fit di leg pertama lalu tapi perasaannya tidak baik," ungkap pelatih Darije Kalezic pada awak media berita sport, Kamis (25/07/19).

"Kami akan evaluasi kondisinya Sabtu (27/07/19) nanti, kami memberinya waktu hingga Jum'at atau Sabtu untuk memulihkan diri untuk mengetahui persentase penyembuhannya," tambah Darije.

Jika Pluim masih diragukan tampil, lain halnya dengan Rivky yang sudah membaik dari cedera punggung yang ia alami setelah melawan Madura United pada pekan keenam Shopee Liga 1 2019 lalu.

Bahkan, psikologis eks Mitra Kukar sedang dalam keadaan yang sangat baik setelah resmi mempersunting kekasihnya, Yulia Charoline, di Pulau Dewata Bali.

"Rivky dalam kondisi yang sangat bagus karena beberapa hari yang lalu dia menikah, makanya saya anggap dia sangat baik saat ini," tutur Darije yang diselingi senyumannya.

Jika kedua pilar Juku Eja tersebut benar-benar absen pada leg kedua final Kratingdaeng Piala Indonesia melawan Persija di nanti, Darije masih punya opsi lain pada diri Rasyid Bakri dan Hilmansyah.