INDOSPORT.COM – Pemain muda PSIS Semarang, Riyan Ardiansyah, harus menerima kartu merah saat melakoni pertandingan lawan Arema FC pada laga pekan ke-17 kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (31/8/19) malam.
Pemain berusia 23 tahun ini terpaksa melanggar Dendi Santoso yang membawa bola ke daerah pertahanannya dan para pemain Laskar Mahesa Jenar lainnya tengah maju ke depan. Akibat pelanggaran tersebut, ia harus diusir wasit Oki Dwi Putra pada menit ke-61.
Walau kecewa, namun Riyan Ardiansyah berjanji menjadikan peristiwa kemarin sebagai salah satu pelajaran dalam karir sepak bolanya mengingat usianya masih cukup muda.
“Bisa jadi sebuah pembelajaraan kartu merah kemarin, namun waktu itu saya tidak ada pilihan lain karena 1 vs 3, kalau kecewa pasti iya karena tidak bisa bisa berjuang sama teman-teman sampai 90 menit pertandingan selesai,” ujarnya kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT.com, Selasa (3/9/19) pagi.
“Semoga ke depan bisa lebih baik lagi permainannya dan mendapatkan menit bermain lebih banyak dari tim pelatih,” harap pemain asal Pati tersebut.
Pertandingan melawan Arema FC kemarin juga memiliki nilai tersendiri bagi Riyan. Pasalnya pada laga tersebut, ia akhirnya merasakan pertama kali bermain sebagai starting eleven setelah sebelumnya hanya masuk di babak kedua untuk menjadi pemain pengganti.
Mantan kapten Timnas Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) ini merupakan salah satu pemain muda berbakat yang dimiliki PSIS Semarang. Memiliki kontrak jangka panjang, Riyan Ardiansyah bisa menjadi senjata andalan Laskar Mahesa Jenar dalam jangka waktu lama.