Liga Indonesia

Seri Pertama Belum Berakhir, Pelatih PSM Putri Telah Temukan 1 Kelemahan

Jumat, 11 Oktober 2019 09:25 WIB
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat | Editor: Indra Citra Sena
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Preskon PSM Makassar Putri, Yusrifar Djafar dan Austin Melan. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Preskon PSM Makassar Putri, Yusrifar Djafar dan Austin Melan.

INDOSPORT.COM - Pelatih PSM Makassar Putri, Yusrifar Jafar, telah menemukan satu kelemahan anak asuhnya meskipun seri pertama babak penyisihan Grup B Liga 1 Putri 2019 belum berakhir.

Dari empat laga yang telah dimainkan, Yusrifar menyebut Daeng Rosma dkk. mengalami masalah besar pada sektor penyerangan. PSM Putri baru membuat dua gol sejauh ini.

Parahnya lagi, semua gol tersebut diborong Daeng Rosma yang berposisi sebagai gelandang bertahan, bahkan lewat bola mati, bukan permainan terbuka seperti pada umumnya.

"Memang kami bermasalah di pos penyerang karena tidak mampu mencetak gol. Sepulang dari sini kami akan melakukan evaluasi," ucap Yusrifar Jafar kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, Rabu (9/10/19).

"Sebenarnya peluang banyak, tapi sentuhan akhir sangat kurang dari para striker. Kami hanya bisa mencetak gol dari situasi bola mati," pungkas mantan pemain PSM Makassar era 1990-an hingga awal 2000-an ini.

Dari empat laga yang telah dimainkan, PSM Makassar Putri mendulang satu kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah. Anak asuh Yusrifar Jafar membuat dua gol dan kebobolan tiga gol.
 
Ada pun perincian hasil pertandingan PSM Makassar Putri yaitu melawan Bali United (1-1), Persebaya Surabaya (1-0), Persipura Jayapura (0-2), dan Arema FC (0-1).