In-depth

Menilai Kelayakan Julian Nagelsmann Sebagai Pelatih Anyar Manchester United

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:47 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© getty images
Julian Nagelsmann. Copyright: © getty images
Julian Nagelsmann.

INDOSPORT.COM - Manchester United dikabarkan tertarik untuk mendatangkan pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, ke Old Trafford.

Pelatih asal Jerman berusia 32 tahun itu dianggap memiliki potensi besar dan akan diproyeksikan untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer.

Manchester United tampil limbung musim ini. Sampai pekan ke-8, Setan Merah terdampar di posisi ke-12 dengan 9 poin. 

Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer tak mampu meraih satu pun poin di laga tandang. Teranyar, mereka ditaklukkan Newcastle United di Saint James Park. 

Fans jelas sudah gerah dengan kondisi ini. Gayung bersambut, manajemen pun dikabarkan serius untuk segera mencari pengganti Solskjaer. 

Dilansir dari situs Daily Mail, pihak manajemen Manchester United sedang mengumpulkan data mengenai rekam jejak Nagelsmann sejauh ini. Jika dianggap sesuai, bukan tak mungkin Nagelsmann akan segera diboyong ke Old Trafford untuk menyelamatkan United.

Nagelsmann sendiri masih terikat kontrak di Leipzig hingga akhir 2023. Namun, dengan kekuatan finansial Manchester United, ia bisa saja segera hengkang dalam waktu dekat. 

'Baby Mourinho'

Julian Nagelsmann terbilang fenomena langka di sepak bola Eropa. Namanya mulai mencuri perhatian publik pada empat tahun lalu. 

Masih berusia 28 tahun, ia sudah diangkat sebagai pelatih kepala Hoffenheim. Ia jadi pelatih termuda dalam sejarah Bundesliga. Kiprahnya pun terbilang impresif karena berhasil membawa lolos Hoffenheim ke Liga Champions. 

Atas prestasi ini, Nagelsmann yang kini berusia 32 tahun ditarik melatih klub kuda hitam Jerman, RB Leipzig, pada awal musim 2019/20. 

Sejauh ini, ia membawa RB Leipzig menempati posisi kelima. Timo Werner dkk. hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen, Borussia Monchengladbach. Kehebatan Julian Nageslmann di usia muda pun membuat dirinya dijuluki 'Baby Mourinho'.  

Julian Nagesmann menyelamatkan Hoffenheim yang terjerembab di posisi ke-17 klasemen musim 2015/16. Setelah berjuang di zona degradasi, di musim berikutnya Hoffenheim dibawa finis ke peringkat empat klasemen. Total ia memainkan 100 laga di Bundesliga bersama Hoffenheim. 

Gaya Main Efektif

Nagelsmann merupakan pelatih muda potensial di Jerman saat ini. Nagelsmann tergolong pelatih yang fleksibel soal formasi. Ia memiliki beberapa pegangan formasi seperti 3-1-4-2, 4-4-2, dan bahkan 5-3-2. 

Namun begitu, ia cenderung sering menggunakan formasi 3-1-4-2. Formasi ini dipakainya saat di Hoffenheim maupun RB Leipzig.

Nagelsmann terkenal sebagai pelatih yang mengandalkan area sayap dalam membangun serangan. Formasi 3-1-4-2 milik Nagelsmann sendiri menekankan pada efektifitas serangan balik. 

Nagelsmann dan anak asuhnya kerap melatih operan-operan cepat dalam skema serangan balik. Dengan modal ini, ia pun sanggup membawa tim dengan skuat biasa-biasa saja seperti Hoffenheim ke papan atas Bundesliga. 

Jika jadi melatih Man United, Nagelsmann pun diyakini bakal memakai skema yang sama seperti di atas. Secara teori, skema ini cocok dengan Manchester United yang memiliki pemain-pemain cepat di sayap seperti Anthony Martial, Jesse Lingard, dan Marcus Rashford. 

Namun, yang jadi kendala adalah Man United kini tak memiliki sosok striker murni di lini depan. Padahal, Nagelsmann biasa memainkan dua striker murni. 

Hal ini tentunya bisa jadi batu sandungan. Namun, Man United bisa mengakalinya dengan berbelanja sejumlah pemain depan di bursa transfer musim dingin nanti.

Julien Nagelsmann memiliki segalanya untuk menjadi pelatih ideal Manchester United. Sekarang, tinggal bagaimana manajemen Man United mau menyediakan pemain-pemain yang dibutuhkan dalam skema Nagelsmann.