Liga Indonesia

Mengenal Tunku Ismail Idris, Miliarder Malaysia yang Siap Bikin Simic Tinggalkan Persija

Minggu, 13 Oktober 2019 07:14 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Matheus Elmerio Giovanni
 Copyright:

INDOSPORT. COM - Tunku Ismail Idris, sosok milarder Malaysia ini terbilang punya kapabilitas untuk menggoda Marko Simic agar mau tinggalkan klub Liga 1, Persija Jakarta.

Kesetiaan Marko Simic kepada Persija Jakarta memang tengah diuji. Bagaimana tidak, Simic belakangan santer dikaitkan dengan tim raksasa Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT).

Semua berawal dari aktivitas Simic di media sosial. Sang bomber asing asal Kroasia pada hari Jumat (12/10/19) kemarin, tiba-tiba mengunggah video rekaman ulang aksinya ketika mencetak empat gol ke gawang JDT dalam laga Piala AFC 2018.

Hingga kini belum ada klarifikasi resmi Simic soal kabar tersebut. Namun, seorang miliarder Malaysia bernama Tunku Ismail Idris, bisa saja membuat Simic memilih meninggalkan Persija dan gabung JDT.

Tunku Ismail Idris merupakan seorang miliarder yang sekaligus pemilik tim JDT. Kekuatan finansial yang mungkin digelontorkan Tunku Ismail Idris, bukan mustahil akan bisa menggoyahkan kesetiaan Simic untuk tinggalkan Persija.

Berdasarkan laporan Malaysiakini, nama Tunku Ismail Idris pada tahun 2014 lalu hampir saja masuk ke deretan 50 orang terkaya di Malaysia versi Forbes. Kala itu, total kekayaan Tunku Ismail Idris mencapai angka 220 juta Ringgit atau sekitar Rp742 miliar.

Belum lagi, Tunku Ismail Idris juga berstatus sebagai Putra Mahkota Kerajaan Johor. Lahir dari keluarga kerajaan, otomatis membuat hidup Tunku Ismail Idris dipenuhi oleh gemerlap kemewahan. 

Kapabilitas Tunku Ismail Idris

Tunku Ismail Idris sepertinya merupakan tipe miliarder yang punya antusiasme tinggi terhadap sepak bola. Buktinya saja, Tunku Ismail Idris pernah dipercaya untuk menjabat Ketua Umum Federasi Sepak Bola Malaysi, FAM, pada periode 2017-2018.

Keseriusan Tunku Ismail Idris juga nampak pada sistem yang dibangunnya di JDT. Tunku Ismail Idris memiliki tekad tinggi untuk membuat JDT sebagai klub sepak bola Malaysia yang kuat secara finansial, dan bersaing di level Asia maupun dunia.

"JDT harus sehat secara finansial, dan memiliki kekuatan yang diakui di seluruh Asia dan dunia," ucap Tunku Ismail Idris seperti dikutip dari situs Asia World Football Summit.

Prinsip yang ditekankan Tunku Ismail Idris lantas membawa dampak sangat positif kepada JDT. Dari segi finansial, JDT tak ragu menggelontorkan dana besar untuk memboyong bintang kelas dunia seperti Pablo Aimar pada musim 2013/14.

Kualitas apik finansial JDT juga diakui bintang sepak bola Singapura, Hariss Harun. Sosok Hariss yang kini menjadi andalan JDT di lini tengah, merasa manajemen klubnya begitu menjamin tingkat kesejahteraan para pemain.

"JDT telah menerapkan tingkat profesionalisme yang sangat tinggi dan sebagai pemain, kita tidak perlu khawatir tentang masalah di luar lapangan," ungkap Hariss seperti dilansir dari situs TNP.

Sementara soal prestasi, JDT sudah banyak meraih gelar mentereng. Sedari tahun 2014 hungga 2019, JDT selalu berhasil menjuarai Liga Super Malaysia.

Prestasi JDT turut mampu menembus level Asia. JDT sukses menembus fase grup Liga Champions Asia 2019, dan juga menjuarai Piala AFC 2015.

Melihat segala kehebatan JDT yang dibangun Tunku Ismail Idris tadi, mungkin akan makin meningkatkan ketertarikan Simic untuk meninggalkan Persija. Simic diyakini bakal mendapat kesejahteraan yang sangat mewah dan prestasi gemilang jika mau gabung JDT.

Pertanyaan selanjutnya, apakah kapabilitas Tunku Ismail Idris bisa membuat Simic benar-benar pergi dari Persija? Biar waktu saja yang menjawabnya.