Liga Indonesia

Jadi Venue Piala Dunia U-20 2021, Stadion GBT Dapat Waktu 6 Bulan untuk Direnovasi

Rabu, 13 November 2019 11:26 WIB
Penulis: Fitra Herdian Ariestianto | Editor: Lanjar Wiratri
© Fitra Herdian/INDOSPORT
Menjadi salah satu stadion yang akan menghelat pertandingan di Piala Dunia, waktu enam bulan dijadikan tenggat GBT agar dibenahi. Copyright: © Fitra Herdian/INDOSPORT
Menjadi salah satu stadion yang akan menghelat pertandingan di Piala Dunia, waktu enam bulan dijadikan tenggat GBT agar dibenahi.

INDOSPORT.COM - Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), sudah ditunjuk sebagai salah satu venue gelaran Piala Dunia U-20 pada 2021 nanti. Menjadi salah satu stadion yang akan menghelat pertandingan di Piala Dunia, waktu enam bulan dijadikan tenggat GBT agar dibenahi.

Beberapa catatan dari FIFA untuk Stadion GBT memang harus segera dibenahi. Sekretaris Asprov PSSI, Amir Burhanuddin menyebutkan bakal memberikan waktu selama 6 bulan untuk renovasi stadion yang juga kandang Persebaya itu.

"Ada waktu selama 6 bulan untuk renovasi dan 6 bulan selanjutnya akan kami evaluasi," kata Amir Burhannudin.

Disinggung soal kursi single seat yang menjadi salah satu syarat dari FIFA, Amir menyebut kemungkinan Stadion GBT akan mengalami penurunan kapasitas menjadi 47 ribu penonton. 

Beberapa renovasi untuk Stadion GBT yang diminta ialah penambahan fasilitas lapangan training untuk pemain melakukan pemanasan, jacuzzi, dan juga jalan langsung menuju stadion. Kepala Bidang Dispora Surabaya, Edy Santoso, berjanji pihaknya bakal melakukan renovasi.

"Intinya kami terus melakukan koordinasi dengan PSSI. Jangan sampai apa yang kita lakukan kemudian tidak sesuai dengan standar FIFA, misalnya pagar dan Jacuzzi," kata Edy Santoso.

Nantinya juga bakal disediakan tiga lapangan pemanasan yang terletak di bagian utara dan timur stadion.
 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%