INDOSPORT.COM – PSSI tengah mencari sosok pelatih anyar untuk Timnas Indonesia. Saat ini ada dua eks pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco dan Indra Sjafri mengaku siap mencalonkan diri.
Teco sendiri mengaku sangat siap jika diminta untuk menangani Timnas Indonesia dalam waktu dekat ini. Setelah sukses menjuarai Liga 1 secara beruntun, Teco semakin percaya diri untuk bersaing menjadi pelatih Timnas Indonesia.
"Kita pasti bangga banyak orang minta saya latih Timnas. Sekarang Timnas belum ada pelatih, ya saya pasti siap," ucap Teco kepada redaksi INDOSPORT, pada Minggu (08/12/19) sore WIB.
Teco menyebutkan bahwa pengalamannya melatih di Liga 1 akan sangat berguna dan menjadi nilai lebih, khususnya dalam pemilihan pemain untuk Timnas Indonesia. Setidaknya ia sudah mengerti kapasitas pemain lokal.
"Saya sudah kerja tiga tahun di Liga 1 (2017-2019) sehingga tahu semua pemain di Liga 1 Indonesia. Saya juga bisa Bahasa Indonesia sehingga bisa komunikasi bagus sama pemain dan tim pelatih," tambahnya.
Sementara itu, mantan pelatih Bali United lainnya, Indra Sjafri, juga secara terang-terangan siap untuk melatih Timnas Indonesia pada tahun depan. Setelah sukses membawa Timnas Indonesia U-23 ke final SEA Games 2019, Indra yakin bahwa dirinya menjadi piliha yang baik.
Karena pelatih yang saat ini berusia 56 tahun tersebut berhasil mengalahkan pencapaian Luis Milla di SEA Games 2017 lalu. Mengingat saat itu Luis Milla harus tersingkir di semifinal.
"Sampaikan ke semua media Indonesia, Indra adalah pelatih yang punya proses yang baik. Dan Indra Sjafri siap kalau ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia senior," tegas Indra.
Teco dan Indra memang memiliki pengalaman dan prestasi yang terbilang cukup baik. Tak heran jika keduanya berani secara terang-terangan mengungkapkan ketersediaannya melatih Timnas Indonesia.
Perbandingan Teco dan Indra Sjafri
Indra Sjafri saat masih menjadi pelatih Bali United pada ISC 2016 lalu.Teco berhasil membantu Bali United menjuarai Liga 1 2019 pada musim debutnya. Setelah sukses membawa Persija Jakarta juara, dirinya kembali mempersembahkan gelar juara.
Prestasi ini nyatanya tak bisa diikuti oleh Indra Sjafri saat masih ditugaskan sebagai pelatih Bali United. Sekedar informasi, Indra sempat melatih Bali United pada ajang ISC 2016 lalu.
Bermodalkan pengalamannya menjuarai Piala AFF U-19 2013 lalu, manajemen Bali United langsung memberikan tugas kepada Indra untuk memimpin Serdadu Tridatu semusim penuh.
Hasilnya pun bisa dikatakan tidak terlalu membanggakan, di mana catatan kekalahannya (14 kali) lebih banyak ketimbang kemenangannya (10 kali). Sedangkan 10 laga sisanya diselesaikan dengan hasil imbang.
Bersama Indra, Bali United hanya mampu menyelesaikan kompetisi ISC 2016 di posisi ke-12 dengan torehan 40 poin. Situasi ini membuat Bali United tak melanjutkan kerja samanya dengan Indra.
Namun ketika berkarier bersama Timnas Indonesia usia muda, kualitas Indra Sjafri memang terbilang cukup fantastis. Sejauh ini ia mampu membersembahkan dua gelar, yakni Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019.
Dirinya juga kembali berpeluang meraih gelar juara di ajang SEA Games 2019 ini. Jika berhasil mengalahkan Vietnam, Indra bisa menambah koleksi trofinya sepanjang karier kepelatihannya.
Prestasi Indra ini nyatanya juga belum bisa ditorehkan Teco. Karena sejauh ini pelatih asal Brasil itu belum pernah berkesempatan melatih tim nasional.
Pemilihan Timnas Indonesia pun akan kembali dikembalikan ke tangan PSSI. Mereka yang punya wewenang apakah ingin mempekerjakan pelatih yang sukses di kompetisi lokal? Atau pelatih yang sukses bersama Timnas usia muda.