Bola Internasional

Dibuang Persela Lamongan, Bek Timnas Togo Ini Bakal Untung Puluhan Juta

Jumat, 20 Desember 2019 21:50 WIB
Penulis: Fuad Noor Rahardyan | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Jan Volwerk
Eks Persela Lamongan, Mawouna Amevor, kabarnya bakal menerima uang yang cukup besar dari mantan klubnya di Maroko, Chabab Rif Al Hoceima. Copyright: © Jan Volwerk
Eks Persela Lamongan, Mawouna Amevor, kabarnya bakal menerima uang yang cukup besar dari mantan klubnya di Maroko, Chabab Rif Al Hoceima.

INDOSPORT.COM – Mawouna Amevor tercatat belum memiliki klub usai didepak dari Persela Lamongan pada putaran kedua Shopee Liga 1 2019. Namun, bek Timnas Togo ini kabarnya malah bakal menerima 'bonus' yang cukup besar.

Dilansir dari 360 Sport, Amevor belum lama ini melayangkan gugatan kepada mantan klubnya di Maroko, Chabab Rif Al Hoceima. Amevor disinyalir belum menerima haknya meski telah hengkang dari klub tersebut pada 2018.

Gugatan yang dilayangkan Amevor itu disetujui oleh FIFA. Chabab Rif Al Hoceima harus membayar Amevor sebesar 220 ribu dirham Maroko (sekitar 320 juta rupiah) dan akan dilarang membeli pemain dalam tiga jendela transfer jika tak segera melunasinya.

Selain larangan membeli pemain, Chabab Rif Al Hoceima juga terancam mendapatkan hukuman degradasi ke divisi amatir. Menanggapi hal ini, petinggi klub tersebut akan mengadakan pertemuan untuk mencari jalan keluarnya.

Amevor sendiri tercatat hanya bermain dalam satu laga untuk Chabab Rif Al Hoceima. Pada musim 2019, ia sempat singgah ke Chonburi FC (Thailand) sebelum merapat ke Persela. Kiprahnya di Persela bisa dikatakan jauh dari harapan.

Setelah sempat digadang-gadang bisa menjadi solusi lini belakang Persela, ia tak mampu menyelamatkan Laskar Joko Tingkir dari kebobolan 13 gol di lima laga awal Shopee Liga 1. Sepanjang 12 penampilannya, ia hanya berhasil menorehkan satu kemenangan.

Penampilan terakhir Mawouna Amevor di Persela dihiasi dengan kekalahan dari PSM Makassar. Setelahnya, ia didepak dan digantikan oleh bek asal Brasil, Demerson Bruno. Nama terakhir ternyata mampu membantu Persela terhindar dari degradasi.