In-depth

Selamat Jalan Profesor! Mengenang Jasa-jasa Tak Terlupakan Himendra Wargahadibrata untuk Persib

Jumat, 14 Februari 2020 17:11 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© fixindonesia.com
Mendiang Himendra Wargahadibrata, semasa hidupnya dulu diketahui memiliki jasa-jasa yang tak akan terlupakan oleh klub Liga 1 2020, Persib Bandung. Copyright: © fixindonesia.com
Mendiang Himendra Wargahadibrata, semasa hidupnya dulu diketahui memiliki jasa-jasa yang tak akan terlupakan oleh klub Liga 1 2020, Persib Bandung.

INDOSPORT. COM - Mendiang Himendra Wargahadibrata, semasa hidupnya dulu diketahui memiliki jasa-jasa yang tak akan terlupakan oleh klub Liga 1 2020, Persib Bandung.

Kabar duka sedang menyelimuti Persib Bandung baru-baru ini. Persib Bandung harus menerima kenyataan bahwa salah satu legenda klub, Himendra Wargahadibrata, tutup usia pada Kamis (13/02/20) kemarin.

Sedih memang begitu dirasakan Persib Bandung, Himendra Wargahadibrata kini telah tiada. Tapi satu hal yang pasti, jasa-jasa Himendra Wargahadibrata untuk Persib Bandung tak mungkin terlupakan, dan namanya akan terus kekal abadi.

Himendra Wargahadibrata adalah legenda sepak bola yang aktif membela Persib Bandung sekitar medio 1960-an hingga 1970-an silam. Menariknya, kehebatan Himendra Wargahadibrata bukan hanya soal mengolah si kulit bundar saja, melainkan juga sukses di bidang pendidikan.

Eko Maung menggambarkan dalam situs Simamaung, Himendra Wargahadibrata sebagai sosok sakti. Himendra Wargahadibrata ibarat anomali tersendiri pada masanya, karena berasal dari keluarga terpandang, pintar secara pendidikan, dan juga jago bermain sepak bola.

Himendra Wargahadibrata pernah bermain untuk klub amatir UNI Bandung, sembari menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Meski menajalani dua dunia sekaligus, Himendra Wargahadibrata tetap bisa tampil cemerlang saat menjadi pemain sepak bola.

Buktinya saja, bakat Himendra Wargahadibrata sampai dipanggil pelatih Timnas Indonesia kala itu, Toni Pogacnik. Himendra Wargahadibrata diminta membela Timnas Indonesia untuk tiga ajang besar, Asian Games 1962, Merdeka Games dan Ganefo 1964.

Namun, Himendra Wargahadibrata akhirnya harus memilih antara sepak bola dan pendidikan. Himendra Wargahadibrata dengan berat hati mundur dari Timnas Indonesia, dan fokus melanjutkan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran.

Jasa besar Himendra Wargahadibrata untuk Persib Bandung terlihat saat dirinya memilih mundur dari Timnas Indonesia. Mungkin Himendra Wargahadibrata terlanjur terlahir dengan darah biru, sehingga dirinya tetap berkarier bersama Persib Bandung sampai pensiun pada 1973.

Usai gantung sepatu, Himendra Wargahadibrata benar-benar memfokuskan diri di ranah pendidikan. Seperti ucapan Eko Maung, Himendra Wargahadibrata benar-benar sakti lantaran turut meraih kesuksesan dalam jalur pendidikan, mulai dari meraih gelar Profesor, memiliki spesialis anastesi, hingga menjabat posisi Rektor Universitas Padjajaran.

Namun, pendidikan tak membuat kecintaan Himendra Wargahadibrata kepada Persib Bandung luntur. Menurut tulisan Eko Maung, Himendra Wargahadibrata pernah beberapa periode menjabat di kepengurusan manajemen Persib Bandung.

Himendra Wargahadibrata dipercaya memegang posisi bendahara tim. Selama bertugas, Himendra Wargahadibrata berusaha memikirkan tingkat kesejahteraan para pemain Persib Bandung.

Beberapa program dibuat Himendra Wargahadibrata agar misinya menciptakan kesejahteraan tadi dapat terwujud. Himendra Wargahadibrata bekerja sama dengan sejumlah organisasi, seperti Bank atau PNS, agar para pemain setelah pensiun bisa disalurkan ke sana.

Setelah tak menjabat lagi sebagai bendahara klub, Himendra Wargahadibrata masih sering mengamati perkembangan Persib Bandung. Eko Maung bercerita kalau Himendra Wargahadibrata pernah dalam suatu kesempatan memikirkan lika-liku yang akan dialami Persib Bandung saat menjadi lebih profesional, dan ternyata hal yang dibahas terjadi saat ini.

Begitulah kurang lebih jasa-jasa Himendra Wargahadibrata yang tak akan terlupakan. Selamat jalan profesor, namamu akan terus kekal bersama kecintaanmu untuk Persib Bandung.

IDS Emoticon Suka
Suka
100%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%