In-depth

Mencari Pesaing Utama Marko Simic di Puncak Top Skor Liga 1 2020

Jumat, 28 Februari 2020 13:37 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© Instagram.com/persijajkt
Misi Marko Simic menjadi top skor Liga 1 2020 seperti bakal menemukan jalan terjal berkat keberadaan sejumlah bomber-bomber maut yang siap tampil subur. Copyright: © Instagram.com/persijajkt
Misi Marko Simic menjadi top skor Liga 1 2020 seperti bakal menemukan jalan terjal berkat keberadaan sejumlah bomber-bomber maut yang siap tampil subur.

INDOSPORT.COM - Misi Marko Simic menjadi top skor Liga 1 2020 seperti bakal menemukan jalan terjal berkat keberadaan sejumlah bomber-bomber maut yang siap tampil subur. 

Marko Simic benar-benar tampil luar biasa musim lalu. Striker klub Persija Jakarta itu berhasil mencetak 28 gol dari 32 laga Liga 1 2019. 

Simic pun berhak atas gelar top skor. Sejak kedatangan dirinya di Liga 1 2018 lalu, bomber asal Kroasia ini sudah menciptakan 45 gol dari 62 laga. 

Memasuki musim 2020 ini, sosok Marko Simic masih jadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan. Ia pun dijagokan kembali ke puncak singgasana top skor untuk Liga 1 2020. 

Namun begitu, musim 2020 ini sepertinya tak akan semudah musim lalu di mana ia sanggup unggul jauh dari para pesaing. Pasalnya, di Liga 1 2020 bertengger sejumlah nama bomber maut yang siap tampil eksplosif.

Tentu nama-nama striker asing masih sangat dominan. Lalu, siapa-siapa saja bomber yang bisa menjadi pesaing utama Marko Simic di bursa top skor Liga 1 2020? Berikut ulasannya. 

David Da Silva

© Fitra Herdian/INDOSPORT
Selebrasi David Da Silva setelah gol kedua ke gawang Sabah FA Copyright: Fitra Herdian/INDOSPORTSelebrasi David Da Silva setelah gol kedua ke gawang Sabah FA

Hadangan terbesar Marko Simic untuk menjadi top skor Liga 1 2020 sepertinya datang dari seorang David Da Silva. Bomber asal Brasil ini akhirnya kembali bermain di Liga 1 setelah bergabung dengan Persebaya di putaran kedua musim lalu. 

David Da Silva sukses mengemas 14 gol dari 17 laga putaran kedua. David jadi aktor utama mengapa Persebaya sanggup finis sebagai runner-up di akhir musim.

Andai ia main dari putaran pertama, bukan tak mungkin gelar top skor Liga 1 2019 jatuh ke tangan dia, bukan Simic. Untuk itu, menarik untuk melihat persaingan keduanya pada Liga 1 2020 nanti. 

David Da Silva memiliki skill dan kecepatan yang bagus sebagai striker. Ia juga tenang dalam melakukan penyelesaian akhir. 

Dengan keberadaan Makan Konate di tim Bajul Ijo, langkah David Da Silva ke tangga top skor Liga 1 2020 pun akan semakin mudah . 

Ezechiel N'douassel

Ezechiel N

Ezechiel N'douassel menemukan rumah barunya di tim Bhayangkara FC di musim 2020 ini. Eks striker utama tim Persib Bandung itu tampil cukup tajam musim lalu dengan mencetak 15 gol dan 6 assist dari 26 laga. 

Andai saja Ezechiel memiliki rekan duet yang mumpuni, mungkin jumlah golnya di Persib akan lebih banyak musim lalu. Beruntung, di tim Bhayangkara ia memiliki Renan Silva yang beroperasi di lini tengah.

Penampilan Ezechiel diyakini bakal lebih tajam di Bhayangkara. Keberadaan pemain terbaik Liga 1 2019, Renan Silva, serta winger seperti Andik Vermansah diyakini dapat mempermudah tugasnya mencetak gol. 

Andai tak cedera, dua digit gol hampir pasti akan dicetaknya di musim depan. Ia pun berpeluang besar untuk melampaui perolehan gol Marko Simic di musim 2020 nanti. 

Geoffrey Castillion

© Arif Rahman/INDOSPORT
Striker Persib Bandung, Geoffrey Castillion mencoba melepaskan tendangan saat pertandingan uji coba menghadapi Barito Putera di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (11/02/2020). Copyright: Arif Rahman/INDOSPORTStriker Persib Bandung, Geoffrey Castillion mencoba melepaskan tendangan saat pertandingan uji coba menghadapi Barito Putera di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (11/02/2020).

Geoffrey Castillion datang sebagai pengganti Ezechiel N'douassel di Persib Bandung. Dibebani ekspektasi tinggi oleh fans dan manajemen, Castillion ternyata sanggup menjawabnya dengan baik, setidaknya sampai pramusim ini. 

Castillion sukses tampil gemilang di masa pramusim dengan mencetak tiga gol. Bahkan, gol-gol yang dicetak Castillion terbilang sangat meyakinkan. 

Skill dan insting mencetak gol Castillion sepertinya tak diragukan lagi. Ia pun jadi penantang serius Marko Simic dalam perburuan gelar top skor Liga 1 musim 2020. 

Musim ini Castillion memiliki rekan yang cukup menjanjikan atas nama Wander Luiz. Wander Luiz didatangkan Persib awal musim ini untuk menjadi penyerang sekaligus pemberi assist Castillion

Selain Wander Luiz, Castillion juga bisa bergantung pada assist dari Febri Hariyadi dan Esteban Vizcarra yang diyakini bakal tampil lebih matang dari musim lalu. 

Secara keseluruhan skuad Persib Bandung asuhan Robert Rene Alberts di musim 2020 ini bakal lebih solid. Maung Bandung cukup kuat untuk bersaing di posisi tiga besar tahun ini. 

Alex Goncalves (Persikabo)

© Fitra Herdian/INDOSPORT
Selebrasi Alex Dos Santos Goncalves usai mencetak gol pada pertandingan Liga 1 2019 antara Persela Lamongan vs Tira Persikabo, Minggu (25/08/19) Copyright: Fitra Herdian/INDOSPORTSelebrasi Alex Dos Santos Goncalves usai mencetak gol pada pertandingan Liga 1 2019 antara Persela Lamongan vs Tira Persikabo, Minggu (25/08/19)

Jangan lupakan pula sosok Alex Goncalves di perburuan gelar top skor musim depan. Alex tampil mengejutkan musim lalu dengan menjadi mesin gol dari tim Persela Lamongan. 

Di akhir musim ia berhasil menjadi runner-up top skor di bawah Marko Simic dengan 17 gol. Alex bahkan mencetak beberapa hattrick musim lalu. Sayang, menjelang akhir musim penampilannya merosot. 

Musim ini Alex telah berkostum Persikabo 1973. Di tim asal Bogor ini Alex diyakini bakal lebih mudah mencetak gol. 

Di Persikabo Alex bakal mendapatkan teman duet yang lebih mumpuni, yakni Ciro Alves. Keduanya diyakini bakal bersinergi untuk menjadi mesin gol Persikabo 1973 di Liga 1 musim 2020. 

Ilija Spasojevic (Bali United)

Pemain Liga 1 terbaik Indonesia, Ilija Spasojevic. Copyright: Twitter@baliunited.comPemain Liga 1 terbaik Indonesia, Ilija Spasojevic.

Peluang Spasojevic dinilai paling kecil di antara yang lain. Maklum, bomber satu ini bukanlah tipe striker yang bisa mencetak lebih dari 20 gol. 

Namun begitu, namanya tetap layak dimasukkan ke dalam calon top skor Liga 1 musim depan. Musim lalu Spaso berhasil menyarangkan 16 gol. 

Sama seperti Simic, ia adalah eksekutor penalti utama untuk timnya di Bali United. Peran ini tentu akan memudahkannya mencetak lebih banyak gol. 

Musim ini ia tetap akan berduet dengan penyerang serba bisa, Melvin Platje. Andai mampu mempertahankan performa, duet keduanya bisa sangat berbahaya dan Spaso pun bakal lebih mudah jadi pesaing kuat Marko Simic.  

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%