Liga Inggris

Gary Neville Ungkap Duet Penyerang Favoritnya di MU, Tak Ada Rooney dan Ronaldo

Selasa, 24 Maret 2020 20:42 WIB
Penulis: Yosef Bayu Anangga | Editor: Isman Fadil
© Simon Stacpoole/Mark Leech Sports Photography/Getty Images
Bek legendaris Manchester United, Gary Neville mengungkapkan duet penyerang favorit yang pernah bermain bersamanya. Copyright: © Simon Stacpoole/Mark Leech Sports Photography/Getty Images
Bek legendaris Manchester United, Gary Neville mengungkapkan duet penyerang favorit yang pernah bermain bersamanya.

INDOSPORT.COM – Bek legendaris Manchester United, Gary Neville mengungkapkan duet penyerang favorit yang pernah bermain bersamanya. Uniknya, dalam duet tersebut Neville tidak menyebut nama Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo.

Manchester United diketahui pernah diperkuat sejumlah penyerang papan atas, khususnya ketika Sir Alex Ferguson masih memimpin tim. Nama-nama  Robin van Persie, Ruud van Nistelrooy, Carlos Tevez, Wayne Rooney, dan Cristiano Ronaldo merupakan penyerang kelas dunia yang pernah membela Setan Merah.

Namun, dalam hal duet terbaik, Gary Neville menyebut tak satu pun dari nama-nama di atas masuk dalam duet penyerang MU favoritnya. Sang mantan bek kanan ini justru menyebut duo yang membawa Manchester United meraih treble winners pada tahun 1999, Andy Cole dan Dwight Yorke, sebagai kesukaannya.

Yorke pemain yang luar biasa,” kata Neville kepada Sky Sports.

“Dia bisa melakukan segalanya; dia bisa mencetak gol, mengatur permainan, berlari di belakang, menggiring bola, membuka peluang bagi pemain lain.”

“Selama musim treble, Yorke dan Cole adalah yang terbaik. Cara mereka bermain bersama, itu sensasional. Mereka membuat keseluruhan liga menjadi menyala, mereka membuat Eropa menyala.”

Secara khusus, Neville mengenang laga Liga Champions ketika melawan Barcelona. “Saya ingat ketika melawan Barcelona di babak grup Liga Champions. Kami kebobolan tiga gol, tapi kami kemudian mencetak tiga gol dan Yorke serta Cole tampil amat sangat brilian.”

“Yorke dan Cole tidak langsung nyetel sejak awal, butuh sekitar 10 – 15 pertandingan. Sesuatu terjadi pada laga tandang melawan Leicester dan sejak itu mereka sering bersosialisasi, akrab di dalam dan luar lapangan, dan rasa hormat di antara mereka mulai tumbuh.”

“Hal terpenting dalam duet mereka adalah mereka tidak peduli siapa yang mencetak gol. Hal itu tidak akan Anda temui dalam duet yang melibatkan Ruud van Nistelrooy atau Michael Owen. Keduanya harus mencetak gol untuk merasakan kegembiraan.” pungkasnya.

Duet maut Dwight Yorke-Andy Cole diketahui membawa Manchester United sukses besar dengan meraih tiga gelar sekaligus pada musim 1998/1999 yakni Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%