In-depth

Persmin Minahasa, Kuda Hitam yang Lolos ke Semifinal Liga Indonesia Tanpa Pernah Menang

Rabu, 25 Maret 2020 11:07 WIB
Editor: Coro Mountana
© instagram.com/persmin_minahasa
Skuat Persmin Minahasa di tahun 2007. Copyright: © instagram.com/persmin_minahasa
Skuat Persmin Minahasa di tahun 2007.

INDOSPORT.COM – Masih ingat dengan Persmin Minahasa, kuda hitam yang mampu lolos ke semifinal Liga Indonesia 2006 dengan cara tanpa pernah menang?

Persmin Minahasa, merupakan klub perwakilan dari Sulawesi Utara yang pada saat Liga Indonesia musim 2006 hanya dianggap sebagai tim papan tengah saja. Alasannya, di musim sebelumnya, Persmin Minahasa hanya berada di posisi kesembilan wilayah timur.

Namun di Liga Indonesia 2006, Persmin Minahasa membuat kejutan dengan menjadi salah satu kuda hitam paling diperhitungkan. Tanda-tanda Persmin Minahasa bakal mengejutkan di Liga Indonesia 2006 sudah terlihat di fase grup wilayah timur.

Bagaimana tidak, Persmin Minahasa mampu menjadi juara wilayah timur mengalahkan tim-tim raksasa seperti Persik Kediri, PSM Makassar hingga Persipura Jayapura (juara bertahan). Otomatis, Persmin Minahasa pun saat itu melaju ke 8 besar Liga Indonesia.

Kuda Hitam itu Bernama Persmin Minahasa

Di babak 8 besar inilah, kemilau Persmin Minahasa sebagai tim kuda hitam bersinar semakin terang. Tergabung bersama Persekabpas Pasuruan, dua calon juara yaitu Persija Jakarta dan PSM Makassar di grup timur, ternyata tak membuat Persmin Minahasa gentar.

Diperkuat sejumlah pemain asing seperti Eugene Gray, Jorge Toledo, hingga Daniel Campos, Persmin Minahasa di luar dugaan membalikkan semua prediksi orang. Seperti yang kita duga, Persija Jakarta dan PSM Makassar saat itu lebih diunggulkan untuk lolos ke semifinal.

Namun faktanya, justru dua tim yang pernah jadi juara Liga Indonesia itu harus disingkirkan oleh Persmin Minahasa. Menariknya, Persmin Minahasa menciptakan sejarah dengan lolos ke semifinal Liga Indonesia tanpa pernah sekalipun menang.

Persmin Minahasa tercatat selalu bermain imbang dengan PSM Makassar (2-2), Persekabpas Pasuruan (2-2), dan Persija Jakarta (0-0). Hanya mengumpulkan tiga poin dengan tanpa pernah menang dan kalah, ternyata itu cukup mengantarkan Persmin Minahasa ke semifinal Liga Indonesia.

Guna memberikan gambaran mengapa Persmin Minahasa bisa lolos ke Liga Indonesia tanpa pernah menang, berikut klasemen akhir grup timur babak 8 besar.

Posisi Klub Main Menang Seri Kalah Gol Memasukkan Kemasukan Selisih Gol Poin
1. Persekabpas Pasuruan 3 2 1 0 10 4 6 7
2. Persmin Minahasa 3 0 3 0 4 4 0 3
3. Persija Jakarta 3 0 2 1 1 3 -2 2
4. PSM Makassar 3 0 2 1 3 7 -4 2

Dapat kita lihat, Persija Jakarta dan PSM Makassar juga tak mampu meraih kemenangan sehingga memungkinkan 3 poin Persmin Minahasa cukup mengantarkannya ke semifinal Liga Indonesia. Sayang kisah dongeng Persmin Minahasa harus terhenti di semifinal.

Persmin Minahasa kalah 1-3 dari Persik Kediri yang saat itu akhirnya menjadi juara Liga Indonesia 2006. Meski begitu, Persmin Minahasa telah menciptakan sejarah dengan lolos ke babak semifinal Liga Indonesia tanpa meraih kemenangan di 8 besar, kini apa kabarnya sekarang klub kebanggaan warga Minahasa itu?

Kabar Terkini Persmin Minahasa

© instagram.com/persmin_minahasa
Persmin Minahasa saat di Liga 3 2019 Copyright: instagram.com/persmin_minahasaPersmin Minahasa saat di Liga 3 2019

Ternyata, Persmin Minahasa tengah berjuang di Liga 3 di mana pada musim lalu mereka langsung kalah di babak tingkat wilayah melawan Persidago Gorontalo. Bermain dalam dua leg, Persmin Minahasa harus kalah agregat 2-5 dari Persidago Gorontalo.

Siapa sangka di Liga 3 saat ini ada tim kuda hitam yang mampu lolos ke semifinal Liga Indonesia tanpa pernah menang, itu hanya bisa dilakukan oleh Persmin Minahasa, semoga cepat bangkit dan buat kejutan lagi!

IDS Emoticon Suka
Suka
100%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%