Liga Indonesia

Cerita Pemain Asing Persebaya Karantina Virus Corona di Australia

Rabu, 8 April 2020 19:35 WIB
Penulis: Fitra Herdian Ariestianto | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Fitra Herdian/INDOSPORT
Pemain asing Persebaya Surabaya asal Australia, Aryn Williams memilih pulang karena kompetisi Liga 1 2020 dihentikan untuk sementara akibat wabah virus corona. Copyright: © Fitra Herdian/INDOSPORT
Pemain asing Persebaya Surabaya asal Australia, Aryn Williams memilih pulang karena kompetisi Liga 1 2020 dihentikan untuk sementara akibat wabah virus corona.

INDOSPORT.COM - Pemain asing Persebaya Surabaya asal Australia, Aryn Williams memilih pulang karena kompetisi Liga 1 2020 dihentikan untuk sementara akibat wabah virus corona (Covid-19).

Selama di negara asalnya itu, pemain yang identik dengan brewoknya itu memilih untuk mengkarantina mandiri. Karantina virus corona itu dia lakukan di hotel dekat rumahnya Perth, Australia. Total Aryn Williams sudah menghabiskan waktu kurang lebih 6 hari karantina mandiri.

Tentunya keadaan seperti ini diakui pemain kelahiran 1993 itu sangat sulit, apalagi dibarengi dengan olahraga yang tak pernah absen. Tapi dia tetap optimistis mampu menjalani semuanya dengan disiplin.

"Harus diakui ini cukup sulit. Tetapi harus dilakukan, sisa enam hari lagi sekarang sudah separuh jalan," katanya pada Rabu, (8/0/4/20).

Rasa bosan adalah musuh utama Aryn Williams selama karantina mandiri yang dia lakukan. Beruntung di era saat ini sudah terdapat internet sehingga dia bisa mengusir rasa bosan tersebut.

"Saya tidak lupa menonton televisi, nonton Netflix, main games, cuci baju," bebernya.

Karantina mandiri yang dia lakukan sesuai dengan anjuran pemerintah Australia. Setiap warga Australia yang baru saja pulang dari luar negeri hendaknya melakukan karantina. Masa karantina itu selama 14 hari lamanya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sekadar informasi, Persebaya Surabaya dan klub-klub peserta Liga 1 2020 yang lain masih menanti kepastian kapan kompetisi akan dilanjutkan kembali. PSSI sendiri masih belum memutuskan lantaran wabah virus corona di Indonesia yang terus meningkat dari hari ke hari.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%