Liga Indonesia

Mengingat Duet Bomber Maut Persebaya yang Berjaya Ketika Persib Juara Liga Indonesia 2014

Kamis, 9 April 2020 16:26 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Grafis: Yanto/INDOSPORT
Persebaya Surabaya pernah punya duet bomber maut ketika Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia 2014. Siapa mereka? Copyright: © Grafis: Yanto/INDOSPORT
Persebaya Surabaya pernah punya duet bomber maut ketika Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia 2014. Siapa mereka?

INDOSPORT. COM - Persebaya Surabaya pernah punya duet bomber maut ketika Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia 2014. Siapa mereka?

Kisah Liga Indonesia 2014 memang memunculkan nama Persib Bandung sebagai tokoh protagonis utama. Persib Bandung sukses menjuarai kompetisi, setelah mengalahkan Persipura Jayapura dalam laga final.

Meski demikian, bukan hanya Persib Bandung saja yang layak dibedah kisahnya. Ada kisah menarik lainnya yang patut disimak pula, yakni terkait duet bomber maut Persebaya Surabaya.

Kala itu, Persebaya Surabaya dilatih oleh Rahmad Darmawan. Peran Rahmad Darmawan pun tampak dimudahkan berkat kehadiran dua sosok penyerang hebat, Emmanuel Pacho Kenmogne dan Greg Nwokolo.

Perpaduan taktik Rahmad Darmawan, lantas membuat duet Emmanuel Pacho Kenmogne dan Greg tampil luar biasa. Buktinya bisa terlihat dari perolehan Persebaya Surabaya di Wilayah Timur, yang mampu memuncaki tabel klasemen akhir, sekaligus lolos ke delapan besar.

Peran Pacho dan Greg selama menjalani 20 laga Wilayah Timur, total menghasilkan 36 gol. Bila dirinci, Pacho mengoleksi 22 gol, dan Greg 14 gol.

Menariknya, berkat sumbangsih besar Pacho dan Greg, Persebaya Surabaya bisa memuncaki klasemen dengan label tim paling produktif di Wilayah Timur. Persebaya Surabaya 47 kali menjaringkan bola ke gawang lawan.

Sayangnya, kegemilangan tak berlanjut ketika Persebaya Surabaya mengarungi babak delapan besar. Berada satu grup dengan Persib Bandung, Pelita Bandung Raya, dan Mitra Kukar, kiprah Persebaya Surabaya gagal meraih satu pun kemenangan.

Enam laga yang dimainkan dalam fase delapan besar, Persebaya Surabaya menelan luma hasil imbang dan sekali kalah. Greg juga tidak mampu menambah pundi-pundi golnya, sedangkan Pacho mencetak tiga gol tapi belum cukup untuk menyelamatkan nasib Persebaya Surabaya.

Meski berujung kepada kata gagal, duet Pacho dan Greg tetap mampu mencatatkan prestasi manis tersendiri. Khususnya untuk Pacho, yang kemudian meraih penghargaan top skor Liga Indonesia 2014 dengan koleksi 25 gol.

Kalau Greg, posisinya menempati urutan empat daftar top skor lewat torehan 14 gol. Greg tertinggal dari Pacho dan juga duet bomber Arema Cronus yang tak kalah tajamnya, Samsul Arif 16 gol, serta Cristian Gonzales 15 gol.

Begitulah kurang lebih kisah kejayaan duet bomber maut Persebaya Surabaya, Pacho dan Greg, yang tercipta saat Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia 2014. Pertanyaannya, apakah sejarah manis seperti ini bisa kembali dibuat Bajul Ijo?

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
50%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
50%