Liga Indonesia

Curhat Trio Garuda Select Jalani Puasa 17 Jam di Inggris: Tidak Dengar Adzan

Selasa, 28 April 2020 14:45 WIB
Penulis: Martini | Editor: Yohanes Ishak
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Trio Garuda Select yang masih terkena lockdown di Inggris, Bagus Kahfi, Brylian Aldama dan David Maulana secara bergantian curhat mengenai kondisi mereka selama menjalani bulan Ramadan.

Ketiganya harus menjalani puasa Ramadan, menahan lapar dan haus selama kurang lebih 17 jam mulai sahur hingga matahari terbenam.

Tak seperti di Indonesia yang banyak menjual takjil, suasana Inggris cukup hening selama pandemi virus Corona.

David Maulana dkk harus mengandalkan kemampuan memasak untuk sahur dan berbuka puasa. Guna menjaga kondisi fisik tetap prima di bulan Ramadan, ia lebih banyak mengkonsumsi nasi sebagai menu sahur.

"Alhamdulillah puasa sampai hari ini lancar. Kalau selama puasa ini kami makan sering pakai nasi, padahal kalau nggak puasa, kami sarapan sereal saja," ungkap David Maulana.

Di balik perjuangan tiga pemain Timnas U-19 puasa Ramadan di Inggris, hal yang paling berat dirasakan Brylian Aldama adalah tidak ada suasana ngabuburit, bahkan tidak ada suara adzan sebagai penanda waktu ibadah.

"Sebenarnya kalau puasa tuh, tiap mau buka saya ngabuburit muter-muter keliling naik sepeda motor, beli takjil, habis tarawih juga selalu keluar cari makanan. Di sini (Inggris) susah, adzan aja kita nggak bisa dapat," ucap Bry.

Lain halnya dengan Amiruddin Bagus Kahfi yang memiliki program berbeda di Inggris. Saat ini ia menjalani fase pemulihan cedera usai operasi kaki kiri, dan selebihnya ia memiliki waktu bebas. Kekosongan itu ia isi dengan main game atau menonton drama.

"Selain PUBG, waktu pemulihan dihabiskan dengan menonton Netflix," pungkas Bagus Kahfi.