Liga Inggris

Bos Brighton Tak Setuju Liga Inggris Digelar di Tempat Netral

Minggu, 3 Mei 2020 17:46 WIB
Penulis: Mohammad Khalid Syihabuddin | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Mike Hewitt/Getty Images
Bos Brighton & Hove Albion, Paul Barber, menentang wacana Liga Inggris digelar di tempat netral. Copyright: © Mike Hewitt/Getty Images
Bos Brighton & Hove Albion, Paul Barber, menentang wacana Liga Inggris digelar di tempat netral.

INDOSPORT.COM - Ketua eksekutif Brighton & Hove Albion, Paul Barber, tidak sepakat dengan adanya keputusan mengenai Liga Inggris yang dilaksanakan di tempat netral.

Pandemi virus corona membuat kompetisi kasta teratas sepak bola Inggris harus ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu hingga waktu yang belum ditentukan.

Namun akhir-akhir ini banyak wacana yang beredar di publik bahwasannya kompetisi Liga Inggris akan segera dilaksanakan kembali dengan beberapa persyaratan.

Persyarakat tersebut antara lain, pertandingan yang dilaksanakan tanpa ada penonton sama sekali dan juga pemilihan venue stadion yang jauh dari kerumunan warga.

Maka dari itu muncul wacana mengenai beberapa stadion yang direkomendasikan oleh pemerintah untuk menggelar pertandingan di tempat yang netral.

Pada Jumat (01/05/20) klub-klub Liga Inggris diberitahukan mengenai informasi bahwa kompetisi musim ini akan segera dilaksanakan kembali.

Hal ini mendapat pro dan kontra oleh beberapa kalangan, seperti ketua eksekutif Brighton, Paul Barber, yang menentang adanya penempatan netral jika Liga Inggris dimulai kembali.

Penolakan keras yang dilakukan ketua eksekutif Brighton tersebut berlandaskan dengan pertimbangan jika menggunakan tempat netral kemungkinan besar akan merugikan setiap klub yang menjalankannya.

“Tetapi pada titik kritis di musim ini, bermain pertandingan di tempat-tempat netral memiliki potensi dalam efek material pada integeritas kompetisi,” kata Paul Barber dilansir dari The Guardian.

Dari banyaknya klub Liga Inggris yang setuju dengan penempatan venue di tempat netral, Brighton-lah yang menolak. Namun, mereka akan bisa menerima hal itu jika pertandingan kandang dilangsungkan di stadion masing-masing klub peserta.

“Kelima pertandingan kandang kami sangat sulit sebab melawan beberapa klub raksasa di sepak bola Eropa,” tambahnya.

Kendati demikian, Paul Barber menghargai keputusan yang bijak dalam mengambil keputusan soal dilanjutkannya kompetisi Liga Inggris musim ini di tengah pandemi virus corona.

Saat ini Brighton sendiri masih menyisakan sembilan pertandingan yang terdiri dari lima laga kandang dan empat pertandingan tandang.

Dalam lima pertandingan kandang, Brighton akan berhadapan dengan klub-klub besar seperti Manchester City, Arsenal, Liverpool, Manchester United, dan Newcastle United.

Bertengger di peringkat ke 15 klasemen sementara dengan meraih 29 poin belum bisa membuat klub promosi ini berpuas diri, sebab mereka masih membutuhkan perjalanan yang jauh untuk bisa bertahan di kasta teratas Liga Inggris.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%