Bola Internasional

Emir Eranoto Bongkar Kisahnya yang Pernah Tolak Barcelona Demi Pacar

Sabtu, 23 Mei 2020 20:36 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© https://www.instagram.com/emireranoto/
Emir Eranoto, bakat muda Indonesia, membongkar kisahnya yang dulu pernah menolak pinangan Barcelona demi pacar tercinta. Copyright: © https://www.instagram.com/emireranoto/
Emir Eranoto, bakat muda Indonesia, membongkar kisahnya yang dulu pernah menolak pinangan Barcelona demi pacar tercinta.

INDOSPORT. COM - Emir Eranoto, bakat muda Indonesia, membongkar kisahnya yang dulu pernah menolak pinangan Barcelona demi pacar tercinta.

Kisah tersebut terjadi sekitar tahun 2017 lalu. Emir kala itu masih duduk di bangku kelas tiga SMA dan sedang mencari jalan untuk menembus level sepak bola Eropa.

Kesempatan emas datang, Emir mendapat undangan mengikuti pemusatan latihan bersama klub raksasa Spanyol, Barcelona, di Australia. Emir langsung membuktikan kualitas permainan sepak bolanya, hingga diajak pelatih Barcelona untuk terbang ke Spanyol gabung La Masia.

Namun Emir ternyata tidak menerima pinangan Barcelona itu. Selain karena masih ingin menyelesaikan pendidikan formalnya di Indonesia, keputusan menolak Blaugrana juga dipengaruhi faktor sang pacar.

Emir mengaku tak memilih Barcelona, karena enggan menjalin hubungan jarak jauh dengan pacarnya. Apalagi kala itu hubungan Emir dengan sang pacar baru berjalan tiga bulan, sehingga masih dalam tahap hangat-hangatnya.

"Saya menolak Barcelona salah satu alasannya karena saya tidak bisa LDR sama pacar saya," ungkap Emir kepada INDOSPORT.

Akan tetapi, ketika Emir sudah pulang lagi ke Indonesia, sebuah kenyataan pahit harus diterimanya. Emir mendapati sang pacar malah dekat dengan lelaki lain.

"Ternyata setelah saya pulang lagi ke Indonesia, ada saja gitu jalannya dari Tuhan, ketahuan kalau dia jalan sama cowok lain," kata Emir.

"Karena saya merasa dia tidak memberikan support kepada saya, malah lebih banyak hal negatif, akhirya ya putus sama dia," lanjutnya.

Patah hati dan penyesalan jelas dirasakan Emir. Meski begitu, Emir akhirnya tetap mendapatkan jalan menuju level sepak bola Eropa.

Sedari 2018, Emir merantau ke sepak bola Italia. Lebih dulu setahun membela ISM Academy, Emir kemudian diboyong klub kasta keenam Liga Italia, San Marco Juventina.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
75%
IDS Emoticon Marah
Marah
25%