Liga Inggris

Bantu Pangeran Arab Beli Newcastle, Wanita Ini Ternyata Idap Demensia

Senin, 1 Juni 2020 11:06 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Lanjar Wiratri
© Ian Gavan/GP/Getty Images
Amanda Staveley, wanita yang berjasa saat Pangeran Mohammad bin Salman membeli Newcastlet United ternyata pernah mengidap demensia. Copyright: © Ian Gavan/GP/Getty Images
Amanda Staveley, wanita yang berjasa saat Pangeran Mohammad bin Salman membeli Newcastlet United ternyata pernah mengidap demensia.

INDOSPORT.COM – Amanda Staveley, wanita yang berjasa saat Pangeran Mohammad bin Salman membeli Newcastlet United ternyata pernah mengidap demensia.

Sebagaimana diketahui, putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman, telah mengambil alih kepemilikan saham Newcastle United.

Kabarnya, Pangeran Salman harus menggelontorkan dana 300 juta poundsterling (Rp 5,7 triliun), demi memiliki 80 persen saham Newcastle United. Sebanyak 17 juta pounds sudah diberikan kepada Mike Ashley sebagai down payment.

Upaya Pangeran Salman untuk bisa memiliki salah satu klub elite di Liga Inggris itu tak lepas dari jasa sosok wanita asal Yorkshire, Amanda Staveley, yang berperan sebagai pialang.

Dilansir dari Sun Sport, wanita 47 tahun itu menjadi mediator untuk memimpin konsorsium yang didukung oleh Arab Saudi agar Pangeran Salam membeli saham dari Mike Ashley.

Terlepas dari jasa besarnya itu, tak ada yang menyangka bahwa Steveley kini masih berjuang melawan penyakit otak yang melumpuhkan dan berisiko menyebabkan demensia atau hilang ingatan.

Kembali pada 2013 silam, Steveley didiagnosis mengidap penyakit Huntinton, suatu kelainan degeneratif yang mememngaruhi kemampuan seseorang di kemudian hari.

Penyakin yang belum ditemukan obatnya ini bisa membuat fungsi otak si penderita menurun secara perlahan. Selain itu penyakit ini membuat perubahan suasana hati, kehilangan ingatan serta gerakan tubuh yang tidak disengaja.

Steveley sendiri sempat diberi tahu oleh dokter bahwa penyakit ini tidak aktif. Namun bisa berbahaya bisa si penderita mengalami stres dan tertekan di tempat kerja.

Gen Huntington sendiri diperoleh Steveley dari ibunya, Lyne, mantan atlet lompat tinggi, yang didiagnosis penyakit yang sama sebelum dirinya menikat di usia 37 tahun.

Kendati dibayang-bayangi dengan penyakit aneh, Steveley tetap tak mengendurnya semangatnya dalam berbisnis. Dia bahkan pernah membantu Manchester City membuat kesepaaktan kerja sama sponsor dengan bank Barclays.

Steveley yang dulu pernah jadi model juga memiliki sebuah klub kesehatan, pusat kebugaran, restoran dan ruang rapat di kawasan Cambridge Science Park.

Kecantikannya yang alami bahkan pernah membuat salah satu keturunan darah biru Kerajaan Britania Raya, Pangeran Andrew, kepincut. Meski sempat berpacaran, hubungan mereka tidak berakhir kepernikahan.

Cinta Steveley justru berlabuh ke seorang pengusaha sukses asal Iran, Mehrdad Ghodoussi, yang dinikahinya pada tahun 2011.