Bola Internasional

San Lorenzo, Klub Semenjana Argentina yang Rutin Ekspor Winger Ternama ke Eropa

Selasa, 9 Juni 2020 12:25 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Indra Citra Sena
© Soccrates Images/GettyImages
Angel Correa, striker Atletico Madrid Copyright: © Soccrates Images/GettyImages
Angel Correa, striker Atletico Madrid
Angel Correa

Nama Angel Correa sejak 2015 terus menjadi andalan raksasa LaLiga Spanyol, Atletico Madrid. Dia punya andil saat membawa Atletico Madrid menjuara Liga Europa 2017-2018.

Kemampuan Angel Correa juga membantu Atletico Madrid menembus final Liga Champions 2015/16. Namun, laga puncak tersebut berakhir pahit dengan kenyataan kalah dari rival sekota, Real Madrid.

Sampai sekarang, Angel Correa terus mendapatkan menit bermain reguler mengisi sisi sayap Atletico Madrid. Musim 2019/20, dia tercatat tampil 22 kali dalam ajang LaLiga Spanyol, menghasilkan lima gol dan tujuh assist.

Segala ketenaran Angel Correa, ternyata memiliki campur tangan klub Liga Argentina, San Lorenzo. Pada dasarnya  dia memang merupakan winger hasil produk akademi klub tersebut, yang kemudian diekspor ke Eropa.

Dipromosikan ke skuat utama San Lorenzo pada 2013, penampilan Correa langsung mampu memikat hati banyak penikmat sepak bola. Bahkan, dia berhasil mempersembahkan trofi Copa Libertadores perdana untuk San Lorenzo pada 2014.

Sepanjang membela San Lorenzo, Correa tercatat tampil 58 kali, mencetak 12 gol, dan membukukan 17 assist. Sampai akhirnya pada bursa transfer musim dingin 2015, Atletico Madrid datang mendekat dan membawanya merantau ke Eropa.

Papu Gomez

© FifaUltimateTeam.it
Papu Gomez, pemain Atalanta Copyright: FifaUltimateTeam.itPapu Gomez, pemain Atalanta

Liga Champions 2019-2020, publik dikejutkan dengan penampilan wakil Italia, Atalanta. Mereka mampu menghasilkan banyak gol, hingga menembus perempat final Liga Champions.

Kejutan Atalanta tersebut tentu tak lepas dari peran sang kapten, Papu Gomez. Dia terbiasa menyisir sisi sayap ataupun lini serang, sehingga membuat daya gedor Atalanta sangat menakutkan.

Kelebihan Gomez adalah tentang sisi kreativitasnya melihat peluang. Buktinya, sepanjang musim ini, torehan assist Gomez sudah menyentuh angka 12 buah.

Bahkan kalau mau dilihat lebih jauh, Gomez selalu konsisten menghasilkan dua digit assist per musim, sejak 2015/16. Sungguh beruntung Atalanta kini bisa memiliki kapten dengan kualitas sepertinya.

Segala kegemilangan Gomez sekarang, tidak akan tercipta tanpa peran bantuan San Lorenzo. Sedari 2009 sampai 2010, Gomez memang menjadi bagian skuat San Lorenzo, dengan catatan 57 penampilan, delapan gol, dan lima assist.

Selepas membela San Lorenzo, Gomez untuk pertama kalinya mendapatkan tawaran bermain di Eropa, bersama klub Liga Italia, Catania.

Berjuang meningkatkan kualitas di Catania, sempat pindah pula jauh ke klub Liga Ukraina, Metalist, Papu Gomez kini sudah bisa mendapatkan kematangan karier bersama Atalanta.