Liga Indonesia

Wacana Liga 1 2020 Tanpa Degradasi, Begini Respon Pelatih Persita

Selasa, 23 Juni 2020 14:23 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Lanjar Wiratri
© Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro angkat bicara soal wacana Liga 1 2020 tanpa degradasi. Copyright: © Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro angkat bicara soal wacana Liga 1 2020 tanpa degradasi.

INDOSPORT.COM - Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro angkat bicara soal wacana Liga 1 2020 tanpa degradasi. Ia menilai, pasti ada banyak pertimbangan yang dilakukan jika rencana itu disahkan.

Menurut Widodo, tidak mudah melanjutkan kompetisi di tengah pandemi virus corona yang belum berakhir. Jika satu klub terpapar nantinya, hal itu pasti berimbas pada semua peserta Liga 1 2020 dan sulit menyelesaikan kompetisi secara normal dengan regulasi degradasi atau promosi.

"Saya juga pikirkan itu secara menyeluruh. Tentunya banyak pertimbangan yang menjadi alasan mengapa wacana itu muncul, baik dari kondisi keuangan klub, fasitilitas kesehatan, serta hal lainnya ketika kompetisi sudah digulirkan," ujar Widodo Cahyono Putro.

Saat ini, kesehatan pemain dan semua yang terlibat dalam pertandingan harus jadi prioritas utama. Oleh sebab itu, Widodo mengatakan wacana ada atau tanpa degradasi, tidak bisa dinilai layak atau tidak dan harus dipikirkan secara matang, dan sebisa mungkin dirembukan bersama klub peserta baik Liga 1 dan 2 2020.

"Dalam keadaan pandemi, tentunya kondisi kesehatan pemain sangat penting. Jadi layak atau tidak, cocok atau tidak, semua harus dipikirkan secara matang," tutur mantan pelatih Bali United itu.

"Tidak boleh melihat hanya sepotong-potong, harus keseluruhan. Belum lagi, apakah nanti digulirkan di Jawa, dan tentu klub harus mempersiapkan diri termasuk akomodasi selama di Jawa," tutup Widodo yang membawa Persita Tangerang promosi pada Liga 1 2019.

Sebelum Liga 1 2020 dihentikan sementara, Widodo Cahyono Putro relah memimpin Persita Tangerang  memainkan tiga laga. Mereka melawan Bali United, PSM Makassar dan Tira Persikabo, dengan perolehan dua kali imbang dan sekali kekalahan.