Liga Indonesia

Terkait Dualisme, Pembina Klub Tegaskan Hanya Ada Satu PSMS Medan

Jumat, 10 Juli 2020 10:55 WIB
Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Indra Citra Sena
© Aldi Aulia Anwar/INDOSPORT
Dewan Penasehat PSMS Medan, Kodrat Shah. Copyright: © Aldi Aulia Anwar/INDOSPORT
Dewan Penasehat PSMS Medan, Kodrat Shah.

INDOSPORT.COM - Para petinggi klub Liga 2 2020, PSMS Medan, akhirnya buka suara terkait dualisme di tubuh Ayam Kinantan. Bahkan, pembina Kodrat Shah menegaskan bahwa PSMS hanya ada satu.

Kodrat angkat bicara menanggapi kabar kemunculan PSMS Medan versi Rapat Anggota Biasa (RAB) dan telah menetapkan susunan kepengurusan. Namun, sang petinggi tegas menyebutkan hanya ada satu klub milik PT Kinantan Medan Indonesia yang kini berlaga di Liga 2 2020.

Hal itu ditegaskan Kodrat Shah dalam sebuah pertemuan dan silaturrahmi dengan para mantan pemain PSMS. Pertemuan itu terlaksana juga sebagai permintaan kelompok suporter SMeCK Hooligan.

"PSMS Medan itu sudah jelas hanya ada satu, yang diakui PSSI dan PT LIB. Badan hukumnya juga sudah jelas tertera dan diakui PSSI," kata Kodrat Shah dalam pertemuan tersebut, Kamis (9/7/20).

"Jadi yang mengaku-ngaku PSMS itu tidak ada (PSMS versi RAB). Proses itu sudah diatur, klub bola harus punya akte pendirian, punya pelatih dan pemain. PT Kinantan resmi pemilik badan hukum PSMS," cetusnya.

Terkait PSMS versi RAB, Kodrat menyebut saat ini sudah era profesional. Dalam statuta PSSI tak ada lagi anggota klub, melainkan berdiri sendiri yang berlandaskan badan hukum.

"Secara hukum dan era profesional tidak ada lagi pakai anggota klub. Itu tinggal sejarah saja. Sekarang PSSI mengakui yang berbadan hukum," pungkas pria yang menjabat Ketua Umum Asprov PSSI Sumatra Utara itu.

Sekadar mengingatkan, PSMS versi RAB dibentuk dalam rapat yang digelar pada Januari lalu dan Adi Saputra terpilih sebagai Ketua Umum secara aklamasi dalam rapat yang dihadiri total 22 dari 40 anggota klub. 

Belum lama ini, PSMS Medan versi RAB secara sepihak mendeklarasikan susunan kepengurusan mereka yang lantas memicu reaksi pedas dari Kodrat Shah dkk.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%