Bola Internasional

Bintang West Ham United Dapat Rayuan dari Raksasa Liga Super China

Sabtu, 12 September 2020 19:57 WIB
Penulis: Bayu Wira Handyan | Editor: Isman Fadil
© zimbio
Lagi-lagi raksasa Liga Super China mencoba merayu salah satu bintang Liga Inggris agar mau merapat di bursa transfer musim panas kali ini. Copyright: © zimbio
Lagi-lagi raksasa Liga Super China mencoba merayu salah satu bintang Liga Inggris agar mau merapat di bursa transfer musim panas kali ini.

INDOSPORT.COM – Lagi-lagi raksasa Liga Super China melakukan kejutan dengan merayu salah satu bintang sepakbola dunia. Kali ini korban rayuan mereka adalah bintang West Ham United yang juga merupakan salah satu winger kelas atas Liga Inggris.

Bintang West Ham United, Andriy Yarmolenko diketahui menjadi target incaran raksasa Liga Super China, Shandong Luneng di bursa transfer musim panas ini.

Dilansir dari Sky Sports, Shandong Luneng telah mencoba merayu Yarmolenko untuk menyusul rekannya, Marko Arnautovic yang telah lebih dulu meramaikan Liga Super China.

West Ham selaku klub pemilik Yarmolenko dikabarkan siap melego salah satu bintangnya tersebut demi kucuran dana segar yang bisa dibelanjakan oleh David Moyes di bursa transfer pemain periode ini.

Andalan Timnas Ukraina ini bergabung bersama West Ham United pada tahun 2018 lalu. Ditebus dengan mahar senilai 17,5 juta poundsterling dari Borussia Dortmund, dirinya berhasil tampil sebanyak 33 kali dan mencetak 7 gol.

Yarmolenko akan bergabung bersama eks gelandang Manchester United, Marouane Fellaini yang telah lebih dulu merapat ke Shandong pada tahun 2019 lalu.

Kedatangannya ke Liga Super China akan semakin meramaikan salah satu kompetisi elit di Asia itu. Dirinya akan bergabung bersama para bintang cabutan Luga Inggris seperti Oscar, Arnautovic, Fellaini, dan yang terbaru Aaron Mooy.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%