Liga Indonesia

Gagal Main di Norwegia, Zahra Muzdalifah: Mulai Lagi dari Nol

Minggu, 18 Oktober 2020 11:52 WIB
Penulis: Martini | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© instagram.com/zahmuz12
Pesepak bola nasional, Zahra Muzdalifah, sempat berpeluang main di Eropa, tepatnya di Liga Norwegia. Namun, pandemi Covid-19 membuat rencana itu pupus. Copyright: © instagram.com/zahmuz12
Pesepak bola nasional, Zahra Muzdalifah, sempat berpeluang main di Eropa, tepatnya di Liga Norwegia. Namun, pandemi Covid-19 membuat rencana itu pupus.

INDOSPORT.COM - Pesepak bola nasional, Zahra Muzdalifah, sempat berpeluang main di Eropa, tepatnya di Liga Norwegia. Namun, pandemi virus corona membuat rencana itu pupus.

Sebagaimana diketahui, Zahra Muzdalifah merupakan salah satu pesepak bola putri Indonesia yang paling potensial, sehingga layak kiranya jika berkarir di tim luar negeri.

Namun, kesempatan di depan mata harus lenyap saat pandemi Covid-19 melanda sebagian besar wilayah di dunia. Zahra Muzdalifah gagal berangkat ke Norwegia.

"Ada trial di Norwegia tahun kemarin, jadi seharusnya tahun ini aku sudah pergi ke sana," ungkap Zahra Muzdalifah saat menjadi bintang tamu di Jebret Media.

"Cuma karena Covid-19 semuanya jadi blur lagi, bisa dibilang batal. Cuma aku nggak berkecil hati, apapun rencana Tuhan pasti lebih indah," tambah eks pemain Persija itu.

Peluang Zahra Muzdalifah bermain di Eropa memang masih terbuka, namun tidak banyak klub yang membuka trial untuk pemain usia senior, khususnya untuk sepak bola putri.

"Masih belum tahu, karena umur aku tahun depan sudah 20, jadi sudah telat. Makanya aku bilang sudah blur, mulai lagi dari nol," pungkasnya.

Zahra Muzdalifah sendiri pernah menyebut jika ia ingin melebarkan sayap ke kompetisi sepak bola Eropa atau Amerika. Semoga impian gelandang Timnas Putri itu segera terwujud.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%