Liga Indonesia

3 Keuntungan Bagus Kahfi Jika Pilih Merumput di Liga Belanda

Selasa, 27 Oktober 2020 19:31 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© topskor/PSSI
Ada sejumlah keuntungan apabila bintang Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi, benar-benar memilih Liga Belanda sebagai destinasi karier sepak bolanya di Eropa. Copyright: © topskor/PSSI
Ada sejumlah keuntungan apabila bintang Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi, benar-benar memilih Liga Belanda sebagai destinasi karier sepak bolanya di Eropa.

INDOSPORT.COM - Ada sejumlah keuntungan apabila bintang Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi, benar-benar memilih Liga Belanda sebagai destinasi karier sepak bolanya di Eropa. 

Nama bintang Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi, tengah dalam sorotan setelah dirinya dikabarkan berminat untuk merumput di salah satu tim Liga Belanda. 

Rumor ini berembus setelah sang pemain kedapatan mem-follow akun media sosial salah satu klub elite Eredivisie, FC Utrecht. Hal ini pun memancing spekulasi di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air. 

Apalagi, pemain yang bersangkutan sebelumnya pernah ke Belanda dan mengunjungi Utrecht. Setelah viral di media sosial, pada akhirnya Bagus Kahfi mengungkapkan sebab kehadirannya di FC Utrecht.

Bagus Kahfi mendatangi mantan klub Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly itu demi penyembuhan cedera yang ia derita saat pemusatan latihan. 

Meski begitu, bukan berarti kemungkinan bagi Bagus Kahfi untuk merumput di Liga Belanda tertutup. Klub seperti Arsenal saja memberikan pujian kepada dirinya sebagai striker top. 

Anda ingin merumput di Eropa, Liga Belanda diyakini menjadi tempat yang paling tempat bagi Bagus Kahfi dalam menempa kariernya. Berikut tiga keuntungan yang bisa didapat Bagus dengan merumput di Liga Belanda. 

1. Ramah Pemain Muda

Seperti diketahui, Liga Belanda adalah salah satu liga paling ramah pemain muda. Eredivisie memang belum bisa masuk ke daftar lima liga elite Eropa, namun dalam hal pembinaan, mereka adalah salah satu yang terbaik. 

Banyak pemain-pemain besar dunia berasal dari klub-klub Eredivisie. Sebut saja Zlatan Ibrahimovic (Ajax), Luis Suarez (Ajax), Clarence seedorf (Ajax), Edgard Davids (ajax), Park Ji Sung (PSV), Ruud Gullit (PSV), Hirving Lozano (PSV), dan seabrek lainnya. 

Mereka mengawali karier masa muda di tim-tim Belanda. Sebagian besar dari mereka lahir dari akademi klub sebelum akhirnya dilirik untuk memperkuat tim-tim besar Eropa macam Manchester United, AC Milan, Barcelona, dan lainnya. 

Itu artinya, sebuah kesempatan bagus bagi Bagus Kahfi yang masih berusia belia untuk main di Liga Belanda. Ia tak perlu khawatir untuk tak mendapat tempat di tim yang dibelanya. 

2. Level Kompetisi yang Pas

Liga Belanda adalah liga yang tepat jika Bagus Kahfi ingin memulai karier di Eropa. Sebab, level kompetiis di sini tak terlalu kuat namun juga tak terlalu lemah. 

Itu artinya, Bagus akan bisa beradaptasi dengan lebihc baik untuk mengenal level permainan di Eropa sebelum nantinya ia akan menggapai karier yang lebih tinggi lagi. 

Mungkin hanya dua atau tiga klub saja yang memiliki level permainan sekelas Liga CHampions, seperti Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven. Selebihnya, kompetisi dihuni oleh tim-tim dengan kemampuan cenderung rata-rata. 

3. Koneksi Indonesia-Belanda

Tak bisa dipungkiri, Indonesia dan Belanda memiliki koneksi yang kuat dalam sepak bola. Cukup banyak pemain keturunan Indonesia di Belanda. 

Mungkin nama-nama seperti Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, Sergio Van Dijk, hanya sebagian kecil saja yang terekspos dan terjangkau. Itu artinya, ada kemudahan bagi Bagus Kahfi untuk diterima bermain di Negeri Kincir Angin. 

Ia juga bisa merasakan pengalaman yang dirasakan para seniornya yang kini membela Timnas Indonesia. Tentu ini jadi dorongan semangat yang bagus bagi dirinya untuk bisa unjuk gigi bahwa sebagai pemain Indonesia, dirinya sanggup bersaing di Eropa.  

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
50%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
50%